Jurnal Indonesia — Mantan pemain Liverpool, Emile Heskey, menyarankan klub untuk mempertimbangkan penjualan penyerang Cody Gakpo jika ada tawaran yang menggiurkan. Heskey menilai performa Gakpo di Anfield belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.
Gakpo bergabung dengan Liverpool dari PSV Eindhoven pada Januari 2023. Musim 2024/25 sempat menjadi musim terbaiknya dengan mencetak 10 gol dan lima assist dalam 35 penampilan di Premier League, berkontribusi pada gelar juara yang diraih Liverpool. Namun, performanya dilaporkan menurun pada musim berikutnya, dengan hanya mencetak tujuh gol di liga domestik, seiring dengan kegagalan tim mempertahankan gelar.
Dengan kedatangan Andoni Iraola sebagai manajer baru, masa depan Gakpo di Liverpool menjadi subjek spekulasi. Beberapa klub dikabarkan tertarik, termasuk Tottenham Hotspur.
Heskey berpendapat bahwa Liverpool sebaiknya terbuka untuk melepas Gakpo apabila tawaran bagus datang. Ia menambahkan bahwa dana hasil penjualan Gakpo dapat dialokasikan untuk mendanai transfer pemain yang sesuai dengan visi manajer baru.
“Saya akan mempertimbangkan menjual Cody kalau ada tawaran yang lumayan,” ujar Heskey, seperti dikutip dari Metro. “Ketika Anda datang sebagai manajer baru, Anda harus melihat ke aset-aset Anda dengan kepala dingin. Dia adalah aset yang punya nilai pasar signifikan yang bisa Anda jual untuk mendanai visi Anda sendiri.”
Meskipun Gakpo tampil cukup baik di Piala Dunia 2026 dengan mencetak tiga gol dan satu assist dalam empat pertandingan bersama tim nasional Belanda, Heskey menekankan bahwa konsistensi di level klub masih menjadi catatan.
“Dia memang lumayan di Piala Dunia dalam hal mencetak gol dan menciptakan peluang untuk Belanda, yang membuat profilnya tetap tinggi. Tapi di level klub untuk Liverpool, performanya belum konsisten bagus. Jadi ya, Anda jelas harus mempertimbangkan tawaran yang serius,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia
