Jurnal Indonesia — Coventry City akhirnya meraih kemenangan di Liga Inggris 2026/2027 setelah mengalahkan Nottingham Forest dengan skor 1-0. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi The Sky Blues dalam kurun waktu 25 tahun.
Pertandingan yang digelar di City Ground Stadium pada Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB, mempertemukan Coventry yang datang dengan rekor buruk kebobolan 12 gol dalam empat laga awal, dan rasio kemenangan manajer Frank Lampard yang terburuk kedua sejak musim 2022/2023. Di sisi lain, Nottingham Forest juga menunjukkan performa kurang memuaskan di bawah asuhan Oliver Glasner, hanya meraih satu poin dari empat duel terakhir melawan tim promosi dan menjadi tim kedua dengan poin paling sedikit di kandang sejak Natal tahun lalu.
Sebagai tuan rumah, Forest tampil agresif dengan melepaskan 24 upaya tembakan, namun hanya tiga yang mengarah tepat sasaran. Coventry sendiri mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari total 10 percobaan.
Momen kebuntuan pecah pada menit ke-55. Gelandang Coventry, Jay Dasilva, menerima umpan panjang dari kipernya dan berhasil melewati Daniel Munoz sebelum menaklukkan kiper Mats Selz.
Skor 1-0 untuk keunggulan Coventry bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini tidak hanya menjadi yang pertama bagi Coventry di liga musim ini, tetapi juga mengangkat mereka ke posisi ke-18 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan tiga poin.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian 25 tahun Coventry City untuk merasakan tripoin di kasta teratas sepak bola Inggris. Terakhir kali Coventry memenangi laga Premier League adalah pada 16 April 2001, di musim pamungkas mereka sebelum terdegradasi, yang berarti 9.287 hari lalu. Gol kemenangan saat itu dicetak oleh John Hartson pada menit ke-21 dalam pertandingan melawan Sunderland. Kala itu, Coventry masih menggunakan kandang legendaris Highfield Road sebelum pindah ke Coventry Building Society Arena pada tahun 2006.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.