Jurnal Indonesia — Daihatsu memamerkan mobil listrik produksi massalnya, Daihatsu e-Atrai, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kendaraan ini sebelumnya telah menarik perhatian pengunjung dalam bentuk konsep di GIIAS 2023, namun pada pameran kali ini hadir dengan sumber tenaga listrik murni.
Peluncuran e-Atrai di Jepang pada awal Februari 2026, bersamaan dengan saudara kembarnya, e-Hijet Cargo, menandai kehadiran kendaraan listrik produksi massal pertama Daihatsu di segmen kei van. Desainnya mempertahankan ciri khas kei car dengan bodi mengotak, mengingatkan pada Gran Max namun dalam dimensi yang lebih ringkas, menjadikannya ideal untuk mobilitas perkotaan.
Meskipun dikategorikan sebagai kendaraan niaga ringan, e-Atrai tampil lebih premium berkat penggunaan bumper dan side skirt berwarna hitam, gril beraksen krom, serta rumah lampu kabut yang modern. Interiornya dirancang fungsional dengan dasbor dominan horizontal dan banyak kompartemen penyimpanan. Ruang belakang tetap lapang, mendukung kebutuhan membawa barang maupun aktivitas harian.
Kei Car Listrik yang Fungsional
Daihatsu e-Atrai dikembangkan menggunakan sistem penggerak e-Smart Electric BEV, yang dirancang khusus untuk kendaraan berdimensi mini. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh yang dipasang di bawah lantai. Penempatan baterai ini tidak hanya menjaga ruang kabin tetap lega, tetapi juga menurunkan pusat gravitasi untuk meningkatkan stabilitas berkendara.
Mobil ini mengadopsi sistem e-Axle yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan gir reduksi pada poros roda belakang. Konfigurasi penggerak roda belakang ini dirancang untuk menghasilkan torsi instan, memastikan performa optimal bahkan saat membawa muatan penuh atau melintasi jalan menanjak.
Desain Premium dan Efisiensi Energi
Berbeda dengan e-Hijet Cargo yang lebih berorientasi pada fungsi niaga, e-Atrai dilengkapi panel instrumen digital Active Multi Information Meter untuk tampilan informasi berkendara yang lebih modern. Daihatsu juga mempertahankan keunggulan khas kei van melalui penataan sasis yang efisien, memastikan ruang kabin dan bagasi tetap luas meskipun dibekali paket baterai berkapasitas besar.
Untuk meningkatkan efisiensi energi, e-Atrai dilengkapi sistem regenerative braking. Sistem ini mampu mengubah energi kinetik saat deselerasi menjadi listrik yang kemudian digunakan untuk mengisi ulang baterai, memaksimalkan jangkauan jelajah kendaraan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.