Jurnal Indonesia — Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq 6 dilaporkan terbakar di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Jumat (11/9/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi setelah kendaraan tersebut menabrak separator jalur bus TransJakarta, yang kemudian memicu api dan menimbulkan kemacetan lalu lintas yang signifikan.
Menurut Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, pihaknya menerima laporan adanya objek terbakar mobil listrik Hyundai Ioniq 6 pada pukul 05.04 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi dan tiba pada pukul 05.18 WIB untuk memulai upaya pemadaman.
Api yang cukup besar sempat membakar mobil tersebut setelah insiden kecelakaan tunggal. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi ketika pengemudi kehilangan kendali dan menabrak separator busway, yang kemudian menimbulkan percikan api dan api membesar hingga membakar seluruh kendaraan.
Sebanyak tiga unit mobil pompa air dan lima belas personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 06.18 WIB.
Kronologi kejadian menyebutkan bahwa sekitar pukul 05.04 WIB, pengendara mobil listrik Hyundai Ioniq 6 dengan nomor polisi B-18-YZK sedang melintasi Jalan Letjen S Parman. Tanpa disadari, pengemudi kehilangan kendali dan menabrak separator busway.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Pengemudi berhasil keluar dari mobil sesaat setelah percikan api dan asap mulai terlihat. Warga sekitar kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Jakarta Siaga 112 untuk segera ditindaklanjuti oleh petugas pemadam kebakaran terdekat.
Insiden ini menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah di kawasan simpang Tomang, Jakarta Barat, khususnya di arah Slipi menuju Tomang. Menurut petugas call center NTMC Polri, Friska, lalu lintas terpantau tersendat imbas dari pemadaman mobil yang terbakar.
Peristiwa mobil terbakar ini dilaporkan pada pukul 05.27 WIB, dengan titik kebakaran berada di ruas jalan arteri. Meskipun mobil sudah berhasil dipadamkan, proses evakuasi dan penanganan oleh petugas masih berlangsung, menyebabkan lalu lintas dari arah Slipi menuju Tomang masih tersendat hingga pukul 07.25 WIB.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.