— Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, melontarkan pujian kepada pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menjelang bentrokan kedua tim dalam lanjutan Liga Spanyol. Pertemuan ini menandai kembalinya kedua pelatih ke persaingan lapangan hijau setelah lebih dari satu dekade.

Pertandingan antara Atletico dan Real Madrid dijadwalkan berlangsung di Stadion Metropolitano pada Minggu (20/9) pukul 21.15 WIB. Ini akan menjadi pertemuan pertama bagi Simeone dan Mourinho sejak April 2014, ketika Atletico, di bawah asuhan Mourinho, berhasil menyingkirkan Chelsea dari semifinal Liga Champions.

Setahun sebelum itu, Mourinho, yang sedang menjalani periode pertamanya melatih Real Madrid, berhasil mengalahkan Atletico 2-1 di ajang Liga Spanyol, meskipun kemudian kalah dengan skor serupa di final Copa del Rey.

Simeone, yang kini telah memasuki tahun ke-15 masa kepelatihannya di Atletico, menyatakan bahwa ia tidak terlalu tertarik untuk membahas rekam jejak masa lalu. Namun, ia tidak menampik kekagumannya terhadap sang rival.

“Saya bukan tipe orang yang suka mengenang kembali hal-hal dari masa lalu,” ujar Simeone dalam konferensi pers pada Sabtu (19/9/2026), seperti dikutip ESPN. “Saya sangat menghormati Mourinho; saya sudah lama mengaguminya, serta mengikuti dan memperhatikan kiprahnya. Dia tahu betapa besarnya rasa hormat saya kepadanya. Semoga besok kami bisa bersaing sengit, seperti yang selalu terjadi saat kami menghadapinya.”

Real Madrid, yang saat ini unggul dua poin dari Atletico di klasemen sementara, dikenal memiliki para pemain sayap yang cepat dan berbahaya, yang berpotensi menyulitkan lawan. Simeone menyadari ancaman ini dan menekankan pentingnya timnya untuk meminimalkan risiko serangan balik.

“Dalam urutan transisi, mereka lebih baik dari kami. Saat lawan kehilangan bola, mereka langsung mencari [Kylian] Mbappé dan Vinicius [Junior]; mereka memanfaatkan keunggulan tersebut,” lanjut Simeone. “Kami harus membaca permainan dengan baik dan menghindari kehilangan bola, agar mereka tidak bisa memanfaatkan transisi itu,” tegas pelatih asal Argentina tersebut.