— Elon Musk diketahui memiliki gaya hidup yang sangat sederhana, bahkan rela tidak memiliki rumah dan memilih tidur di kantor demi fokus pada investasinya. Sikap ini pernah membuatnya hampir tidak bisa membayar uang sewa kontrakan.

Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, menceritakan pengalamannya yang pernah memperingatkan Musk untuk tidak menginvestasikan seluruh hasil penjualan sebesar USD 180 juta (sekitar Rp 3,4 triliun) ke dalam upaya pencarian kehidupan di Mars.

“Menghasilkan uang bukanlah hal yang penting baginya,” ujar Dalio dalam podcast ‘My First Million’. Ia menambahkan bahwa Musk tidak membutuhkan rumah atau fasilitas keamanan mewah.

Dalio percaya bahwa Musk tidak merasa perlu untuk memamerkan kekayaan. “Dia tidak membutuhkan apa pun. Dia bahkan tidak membutuhkan tingkat kebutuhan seperti yang saya butuhkan,” terangnya.

Musk sendiri kerap terbuka mengenai gaya hidupnya yang tidak konvensional. Ia pernah mengaku tidur di bawah mejanya saat bekerja untuk Tesla dan menganggap pabrik mobil listrik itu sebagai tempat tinggal utamanya. Pada tahun 2023, ia dilaporkan tidur di sofa kantor Twitter setelah mengakuisisi perusahaan tersebut.

Cerita paling menonjol adalah ketika ia hampir saja meminjam uang untuk membayar sewa pasca-penjualan PayPal. Hal ini terjadi karena ia memilih untuk menginvestasikan seluruh kekayaannya ke dalam bisnis yang sedang dirintisnya. Investasi tersebut meliputi USD 100 juta ke SpaceX yang baru didirikan, USD 70 juta ke Tesla, dan USD 10 juta ke perusahaan energi surya SolarCity.

Dalio sempat mengingatkan pengusaha muda itu agar tidak mengambil risiko terlalu besar pada SpaceX.

“(Musk) memutuskan bahwa ia akan mengambil setengah dari uang itu dan pergi ke Mars. Ia tidak memiliki pengalaman dalam hal pergi ke Mars. Saya berkata kepadanya, ‘Saya sarankan Anda menyisihkan sedikit uang, ambil sebagian, agar jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana, Anda masih punya uang itu’,” kenang Dalio.

Namun, jawaban Musk kala itu mengejutkan. “Tidak, saya tidak perlu melakukan itu,” balasnya.

Dalio menjelaskan bahwa kepribadian Musk sebagai seorang ‘pembentuk’ memiliki dua sisi. Ia memiliki pemikiran yang besar dan detail yang sangat fanatik. Ia menceritakan sebuah kenangan saat Musk menunjukkan detail sebuah mobil Tesla kepadanya.

“Masalah seorang perancang adalah mereka ingin beralih dari visualisasi ke aktualisasi, mereka mulai dari gambaran ini hingga ‘Apa detailnya?’. Jadi, saya ingat Elon memberi saya kunci mobilnya, mungkin Tesla, ada tombol kecil dan dia menunjukkan layarnya kepada saya dan dia membahas detailnya dengan sangat rinci. Dan kami berbicara tentang bagaimana dia ingin menempatkan penyiram tanaman di atas roket untuk mengirimkannya ke Mars,” ungkapnya.