— Manchester – Pelatih baru Manchester City, Enzo Maresca, mengungkapkan keyakinannya bahwa klubnya tidak akan mengalami periode sulit seperti Manchester United setelah ditinggal pelatih legendaris, Pep Guardiola. Ia membandingkan situasi tersebut dengan apa yang dialami MU pasca era Sir Alex Ferguson.

Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013, Manchester United mengalami kesulitan signifikan. Klub berjuluk Setan Merah tersebut belum berhasil kembali meraih gelar Premier League dan hanya enam kali mampu finis di posisi empat besar selama 13 tahun terakhir. Dalam periode tersebut, MU telah menunjuk tujuh manajer permanen, namun tidak ada yang mampu bertahan lebih dari tiga musim.

Sementara itu, Manchester City akan berpisah dengan Pep Guardiola setelah sebelas tahun masa baktinya. Selama memimpin City, Guardiola telah mempersembahkan 20 trofi kompetisi utama, termasuk enam gelar Premier League dan satu Liga Champions. Enzo Maresca, yang pernah menjadi asisten Guardiola, kini ditunjuk sebagai manajer baru City untuk musim mendatang.

Menggantikan sosok sekaliber Pep Guardiola di Manchester City jelas merupakan tantangan besar bagi Enzo Maresca. Namun, ia percaya bahwa struktur organisasi klub yang solid akan mencegah City mengalami kemunduran seperti yang dialami Manchester United.

“Saya menganggap Pep itu pelatih terbaik di dunia dalam 20-25 tahun, jadi ini adalah sebuah tantangan. Ini menyenangkan, ini adalah sebuah privilese sekaligus sejarah,” ungkap Maresca seperti dikutip dari Mirror. Ia menambahkan, “Manajer yang telah bertahun-tahun berada di klub yang sama selalu sedikit kesulitan, seperti setelah Sir Alex.”

Maresca melanjutkan, “Ini adalah sebuah tantangan besar untuk semua orang. Namun, saya pikir organisasinya adalah hal yang utama. Klub ini kan punya tiga manajer dalam 17 tahun. Ini tidak wajar, ini tidak sering-sering terjadi jadi ini adalah salah satu hal mengapa saya percaya diri kami bisa melakukan pekerjaan yang hebat, dan terus melakukan pekerjaan yang telah dilakukan dalam 14 atau 15 tahun.”