Jurnal Indonesia — Como meraih kemenangan 2-1 atas Parma dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. Menariknya, seluruh gol kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh para pemain bertahan mereka, Jacob Ramon dan Kaiki Bruno.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, berharap kemampuan mencetak gol dari lini belakang ini bisa terus berkembang. Ia melihat tren tersebut sebagai bagian dari evolusi sepak bola modern, di mana pemain bertahan dituntut memiliki kontribusi lebih, termasuk dalam urusan menjebol gawang lawan.
Fabregas menjadikan Arsenal sebagai contoh nyata keberhasilan strategi ini. Ia mengapresiasi bagaimana Arsenal mampu memanfaatkan gol-gol dari pemain bertahan mereka, seperti Riccardo Calafiori, Gabriel Magalhaes, dan Jurrien Timber, yang turut berkontribusi pada raihan gelar Premier League musim lalu. “Dalam sepakbola modern, sangat penting untuk memiliki pemain bertahan yang mencetak gol. Arsenal memenangkan Premier League sebagian besar berkat gol dari pemain bertahan dan dari bola mati. Jika kami menambahkan itu ke kemampuan kami, maka itu akan menjadi keuntungan,” ujar Fabregas.
Salah satu pemain belakang yang menjadi sorotan Fabregas adalah Kaiki Bruno, rekrutan anyar Como di bursa transfer musim panas 2026. Pemain yang didatangkan dari Cruzeiro ini bahkan sudah sempat memperkuat tim nasional Brasil senior.
Fabregas memuji kualitas Kaiki yang dinilainya sangat baik dan akan memberikan dampak positif bagi tim. “Dia sudah pernah bermain untuk tim nasional Brasil, jadi dia memiliki kualitas yang sangat bagus dan akan sangat membantu kami. Dia juga sangat menikmati tugasnya dalam bertahan, dan itu terlihat hari ini. Secara perlahan, dia akan semakin beradaptasi dan memberikan apa yang kami harapkan darinya,” jelas Fabregas mengenai bek anyarnya tersebut.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.