Jurnal Indonesia — Como akan menjalani debut bersejarah di Liga Champions musim 2026/2027. Namun, pelatih Cesc Fabregas menekankan agar timnya tidak terlalu meromantisasi momen tersebut dan tetap fokus untuk meraih tiga poin penuh.
Sebagai salah satu dari empat wakil Serie A di kompetisi tertinggi antarklub Eropa ini, Como merasakan euforia yang besar di kota kecil mereka. Laga perdana ini akan semakin spesial karena dimainkan di kandang sendiri, Stadio Sinigaglia, pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Stadion tersebut baru saja selesai direnovasi agar memenuhi standar UEFA.
Antusiasme para pendukung Como begitu tinggi, bahkan para petinggi klub, termasuk CEO Mirwan Suwarso, memberikan tiket pertandingan kepada suporter lansia. Namun, Fabregas mengingatkan bahwa antusiasme berlebihan terkadang dapat menjadi bumerang bagi tim yang baru pertama kali tampil di Liga Champions, terlebih mereka akan berhadapan dengan RB Leipzig yang lebih berpengalaman.
Fabregas menegaskan bahwa pertandingan melawan Leipzig memiliki bobot yang sama pentingnya dengan laga-laga lainnya. Baginya, krusial untuk menentukan langkah Como di kompetisi ini.
“Laga besok sama saja seperti lainnya, kami harus menang, seperti di laga-laga lainnya. Saya mengerti klub dan kota ini begitu emosional, tapi kami harus mengingat juga bahwa besok cuma pertandingan sepakbola,” ujar Fabregas seperti dikutip Football Italia.
Ia menambahkan, “Leipzig tim hebat dan kami harus melihat ini sebagai kesempatan untuk berkembang. Kami ingin ada di papan atas, jadi kami harus lihat seperti apa ke depannya, tapi kami punya keyakinan.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.