— Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 dilaporkan mengguncang wilayah Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang. Kejadian ini memicu imbauan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo agar seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah tersebut meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.

KBRI Tokyo melalui unggahan akun Instagram resminya menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana alam tersebut. Perwakilan RI di Jepang mengimbau seluruh WNI, terutama yang berdomisili di Pulau Kyushu, untuk tetap tenang namun waspada. Keselamatan diri dan keluarga menjadi prioritas utama, serta disarankan untuk hanya menyebarkan informasi yang bersumber dari kanal resmi.

WNI di Jepang diminta untuk senantiasa memantau perkembangan situasi melalui informasi resmi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Jepang (JMA) dan Pemerintah Jepang. Selain itu, kepatuhan terhadap instruksi otoritas setempat terkait langkah-langkah evakuasi dan tindakan keselamatan lainnya sangat ditekankan.

Imbauan juga mencakup kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan atau aftershock, serta bahaya lain yang mungkin timbul sesuai dengan peringatan dari otoritas Jepang. KBRI Tokyo juga mengingatkan para WNI untuk memastikan telepon seluler mereka tetap aktif dengan baterai yang cukup agar komunikasi darurat dapat berjalan lancar.

Selanjutnya, para WNI diimbau untuk mengabarkan kondisi mereka kepada keluarga di Indonesia guna menghindari kekhawatiran yang tidak perlu. Saling membantu dan berkoordinasi dengan sesama WNI di lingkungan sekitar, serta dengan warga Jepang dan WNA lainnya, juga menjadi poin penting dalam menghadapi situasi ini. KBRI Tokyo memastikan terus berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Osaka dan otoritas Jepang untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.