— Memasuki bulan Agustus 2026, pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya mengumumkan penyesuaian harga untuk produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi. Kabar baik datang bagi pengguna kendaraan bensin karena mayoritas produk mengalami penurunan harga. Namun, tren berbeda terjadi pada BBM jenis diesel nonsubsidi yang justru terpantau mengalami kenaikan.

Penyesuaian harga ini dilakukan oleh beberapa badan usaha penyedia BBM, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, yang berlaku mulai 1 Agustus 2026.

Penurunan Harga BBM Bensin

Di SPBU Pertamina, harga BBM jenis bensin nonsubsidi mengalami penurunan. Pertamax kini dihargai Rp 15.950 per liter, lebih murah Rp 300 dibandingkan bulan sebelumnya. Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan Rp 400, menjadi Rp 16.600 per liter. Penurunan terbesar tercatat pada Pertamax Turbo, yang kini dijual seharga Rp 18.300 per liter, atau lebih hemat Rp 1.000 dari harga Juli 2026.

Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite tetap stabil di Rp 10.000 per liter, dan Biosolar dijual seharga Rp 6.800 per liter.

SPBU swasta juga turut melakukan penyesuaian. Di BP-AKR, harga BP 92 kini menjadi Rp 16.130 per liter setelah turun Rp 540, dan BP Ultimate turun Rp 480 menjadi Rp 16.760 per liter. Vivo juga menerapkan penurunan yang serupa, dengan Revvo 92 dijual Rp 16.130 per liter (turun Rp 540) dan Revvo 95 menjadi Rp 16.760 per liter (turun Rp 480).

Kenaikan Harga BBM Diesel Nonsubsidi

Berbanding terbalik dengan tren harga BBM bensin, produk diesel nonsubsidi justru mengalami kenaikan harga. Di SPBU Shell, V-Power Diesel kini dibanderol Rp 21.910 per liter, naik Rp 570 dari harga sebelumnya. Kenaikan nominal yang sama juga terjadi pada BP Ultimate Diesel, yang kini dijual seharga Rp 21.910 per liter.

Vivo juga melakukan penyesuaian harga untuk produk dieselnya, Primus Plus, menjadi Rp 21.910 per liter, mengalami kenaikan Rp 570 dibandingkan bulan lalu. Hingga berita ini diturunkan, Pertamina belum mengubah harga untuk produk diesel nonsubsidinya. Dexlite masih dijual di harga Rp 19.700 per liter, dan Pertamina Dex pada Rp 21.150 per liter.

Daftar Harga BBM per 1 Agustus 2026

Berikut rincian harga BBM per 1 Agustus 2026 di wilayah Jakarta dan sekitarnya:

  • Pertamina

    • Biosolar: Rp 6.800 per liter

    • Pertalite: Rp 10.000 per liter

    • Pertamax: Rp 15.950 per liter (turun Rp 300)

    • Pertamax Green 95: Rp 16.600 per liter (turun Rp 400)

    • Pertamax Turbo: Rp 18.300 per liter (turun Rp 1.000)

    • Dexlite: Rp 19.700 per liter

    • Pertamina Dex: Rp 21.150 per liter

  • Shell

    • V-Power Diesel: Rp 21.910 per liter (naik Rp 570)

  • BP-AKR

    • BP 92: Rp 16.130 per liter (turun Rp 540)

    • BP Ultimate: Rp 16.760 per liter (turun Rp 480)

    • BP Ultimate Diesel: Rp 21.910 per liter (naik Rp 570)

  • Vivo

    • Revvo 92: Rp 16.130 per liter (turun Rp 540)

    • Revvo 95: Rp 16.760 per liter (turun Rp 480)

    • Primus Plus: Rp 21.910 per liter (naik Rp 570)

Catatan: Harga berlaku di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.