Jurnal Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Jumat (17/7/2026). IHSG naik sebesar 67,3 poin atau 1,1% ke level 6.175,5.
Pergerakan positif ini turut didorong oleh sejumlah saham unggulan yang masuk dalam indeks LQ45. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melonjak 5,5%, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melesat 5,1%, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) juga mencatat kenaikan 5,1%.
Perdagangan saham hari ini mencatat pergerakan yang cukup dinamis. Sebanyak 363 saham tercatat mengalami kenaikan, sementara 274 saham turun, dan 328 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang berhasil dihimpun di bursa mencapai Rp 16,3 triliun.
Mayoritas sektor saham menunjukkan tren penguatan. Sektor keuangan menjadi primadona dengan kenaikan tertinggi sebesar 2,3%. Sektor lain yang turut menguat antara lain sektor barang konsumen primer (0,8%), kesehatan (0,6%), properti (0,3%), barang konsumen non-primer (0,27%), infrastruktur (0,26%), dan transportasi (0,11%).
Di sisi lain, beberapa sektor mengalami pelemahan, termasuk sektor barang baku (0,5%), perindustrian (0,45%), teknologi (0,25%), dan energi (0,11%).
Sentimen Global dan Domestik
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa bursa Asia secara umum berada di zona merah. Sentimen pasar global masih dibayangi oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia.
Ketegangan ini meningkat setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan minyak global, yang berpotensi mendorong harga minyak dunia tetap tinggi. Hal ini dapat memicu kembali kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan memengaruhi kebijakan moneter global.
Di tengah ketidakpastian global, lembaga pemeringkat S&P Global Ratings kembali mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil. Keputusan ini dinilai memperkuat kepercayaan investor terhadap ketahanan ekonomi nasional.
Pilarmas menambahkan, sentimen positif juga didukung oleh aktivitas investor asing. Pada perdagangan Kamis (16/7/2026), investor asing tercatat membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp 283,41 miliar di pasar reguler.
Saham Top Gainers dan Losers
Pada perdagangan hari ini, beberapa saham memberikan keuntungan signifikan bagi investor. Saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan harga 27,4% menjadi Rp 218. Diikuti oleh PT First Media Tbk (KBLV) yang naik 26,8% ke level Rp 137, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang melonjak 25% menjadi Rp 505.
Saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) juga mencatat kenaikan 19,3% ke Rp 216, sementara PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) menguat 18% ke Rp 157. Saham KOKA dan ECII termasuk dalam saham-saham yang loncat hingga 18% hingga 27%.
Sementara itu, beberapa saham mengalami pelemahan. PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) longsor 14,3% ke Rp 358, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) ambles 14,2% ke Rp 228, dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) jatuh 11,4% ke Rp 386.
Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) juga terkoreksi 10,9% menjadi Rp 895, dan PT RMK Energy Tbk (RMKE) turun 10,4% ke Rp 444.
Ikuti Jurnal Indonesia
