Jurnal Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 105,97 poin atau 1,69% ke level 6.373,8 pada penutupan perdagangan Rabu (12/8/2026). Penguatan ini didukung oleh sejumlah saham unggulan, terutama yang masuk dalam indeks LQ45.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tercatat melesat 20,8%, sementara PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 14,4%. Selain itu, saham seperti EKAD dan DART berhasil mencapai Auto Rejection Atas (ARA), menunjukkan lonjakan harga yang signifikan. Saham-saham lain yang juga masuk dalam jajaran top gainers antara lain EKAD dan CSMI, dengan kenaikan harga berkisar antara 16% hingga 34%.
Secara keseluruhan, pasar modal menunjukkan tren positif dengan 474 saham menguat, 185 saham melemah, dan 304 saham stagnan. Total nilai transaksi pada hari itu mencapai Rp 17,3 triliun.
Sektor infrastruktur menjadi sektor dengan penguatan tertinggi sebesar 4,7%. Sektor lain yang turut memberikan kontribusi positif adalah energi (3,35%), barang baku (2,34%), teknologi (2,21%), barang konsumen non-primer (1,54%), perindustrian (1,01%), keuangan (0,59%), barang konsumen primer (0,52%), properti (0,29%), dan kesehatan (0,07%). Hanya sektor transportasi yang sedikit melemah sebesar 0,16%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai penguatan IHSG hari ini dipengaruhi oleh perhatian pasar terhadap kepemimpinan Bank Indonesia (BI). Komisi XI DPR RI dijadwalkan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon tunggal Gubernur BI, Destry Damayanti. Penunjukan ini dipandang dapat menjaga keberlanjutan kebijakan moneter mengingat rekam jejak Destry di bidang tersebut.
Selain itu, pasar domestik juga menantikan hasil rebalancing MSCI. Pelaku pasar berharap reformasi pasar modal yang telah dilakukan regulator dapat mendorong MSCI untuk mencabut pembekuan saham Indonesia dalam tinjauan Agustus 2026. Sentimen global, termasuk perkembangan negosiasi AS-Iran dan arah kebijakan moneter The Fed, juga terus dicermati. Pasar kini memantau peluang The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, setelah sebelumnya mempertahankan suku bunga pada Juli. Kenaikan harga minyak juga menambah kekhawatiran terkait inflasi.
Saham Pemberi Cuan Terbesar
Pada hari perdagangan yang sama, beberapa saham memberikan keuntungan signifikan bagi investor dengan kenaikan harga mencapai 16% hingga 34% dalam sehari. Saham-saham tersebut antara lain PT Ekadharma International Tbk (EKAD) yang melonjak 34,8% ke Rp 240, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) yang naik 34,5% ke Rp 214, dan PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) yang menguat 28,5% ke Rp 198.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga mencatat kenaikan 20,8% menjadi Rp 870, dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) terangkat 16,6% ke Rp 126.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami pelemahan. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) anjlok 15% ke Rp 476, PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) turun 14,8% ke Rp 1.030, dan PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) melemah 11,4% ke Rp 580.
Saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) juga terkoreksi 10,8% menjadi Rp 380, serta PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 9,5% ke Rp 161.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.