— Industri aesthetic di Indonesia kini menunjukkan pergeseran signifikan. Perawatan diri tidak lagi hanya berfokus pada penampilan luar, melainkan telah berkembang menjadi bagian integral dari peningkatan kualitas hidup, kepercayaan diri, dan well-being secara menyeluruh.

Transformasi ini turut memacu pertumbuhan industri aesthetic, dermatologi, wellness, dan longevity. Kebutuhan masyarakat kini meluas, tidak hanya terbatas pada perawatan kulit wajah, tetapi juga mencakup kualitas kulit tubuh, body contouring, hingga pendekatan kesehatan yang lebih holistik.

Menangkap perubahan kebutuhan ini, Regenesis Indonesia, perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 13 tahun, terus membangun ekosistem solusi bagi klinik aesthetic dan wellness. Mereka menyediakan produk dan teknologi dari berbagai prinsipal internasional. Sejak tahun 2013, Regenesis telah dipercaya oleh lebih dari 36 prinsipal untuk mengembangkan merek dan produk di Indonesia sesuai dengan regulasi dan standar yang berlaku.

Founder PT Regenesis Indonesia, Ron Pirolo, menekankan bahwa kecantikan bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah perjalanan dalam merawat diri. “Kami percaya bahwa kecantikan bukanlah sebuah titik akhir. Ia adalah sebuah perjalanan, bagaimana seseorang merawat kulitnya, memulihkan kualitasnya, meningkatkan kepercayaan dirinya, hingga akhirnya merasa lebih baik di dalam dirinya sendiri,” ujar Ron dalam keterangan pers, Rabu (9/9/2026).

Pandangan ini diwujudkan Regenesis melalui ARUNA 2026, sebuah ajang internasional yang mempertemukan sekitar 1.000 dokter di Jakarta. Mengusung tema ‘A Journey of Care, From Outside to Within’, Regenesis memperkenalkan konsep Regenesis House of Care.

Perawatan Aesthetic Makin Terintegrasi

President Director PT Regenesis Indonesia, Ir Emmy Noviawati, menjelaskan bahwa konsep tersebut menggambarkan perjalanan perawatan yang lebih utuh. Dimulai dari skincare sebagai fondasi, dilanjutkan dengan perawatan facial dan SPA untuk pemeliharaan, hingga prosedur injectable untuk mendukung kebutuhan struktural. Perawatan juga mencakup perangkat facial dan body contouring, serta laser untuk skin renewal.

Perjalanan ini dilengkapi dengan fisioterapi dan wellness sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan longevity. Emmy menambahkan bahwa kebutuhan setiap individu berbeda, sehingga pendekatan perawatan tidak bisa disamaratakan. “Pada akhirnya, setiap individu memiliki kebutuhan dan perjalanan yang berbeda,” ujarnya.

Dalam ARUNA 2026, Regenesis juga memperkenalkan sejumlah produk baru. Emmy mengamati bahwa perubahan industri ini membuat para dokter di Indonesia semakin kritis dalam memilih teknologi dan produk. “Kami melihat bahwa dokter-dokter di Indonesia semakin kritis dalam memilih teknologi dan produk. Bukan hanya mengenai apakah sebuah treatment sedang menjadi tren, tetapi apakah solusi tersebut memiliki kualitas, scientific foundation, inovasi, serta dapat memberikan value yang tepat bagi pasien,” tutup Emmy.