Jurnal Indonesia — Jakarta – Pemain Argentina, Leandro Paredes, melakukan tindakan kontroversial setelah timnya kalah dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026. Paredes terlihat mencekik bek Spanyol, Eric Garcia, dan mendorong Gavi hingga terjatuh.
Insiden tersebut terjadi di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026), sesaat setelah Spanyol dipastikan menjadi juara Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Ferran Torres di menit ke-106. Pertandingan final ini sendiri diwarnai permainan keras dari Argentina.
Timnas Argentina tercatat melakukan 24 pelanggaran selama pertandingan, menghasilkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah akumulasi untuk Enzo Fernandez. Paredes sendiri menerima kartu merah langsung setelah laga usai.
Penyebab pasti kemarahan Paredes belum diketahui secara detail. Namun, aksi cekikan terhadap Eric Garcia dan dorongan keras kepada Gavi yang membuatnya terjatuh menjadi sorotan utama pasca-pertandingan.
Kekalahan ini membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia yang mereka raih sebelumnya. Albiceleste kini mengoleksi total tiga gelar Piala Dunia.
Argentina memiliki rekor yang cukup sering kalah di babak final Piala Dunia. Selain kekalahan di final tahun 2026 ini, mereka juga pernah tumbang di laga puncak pada edisi 1930, 1990, dan 2014.
Sementara itu, Spanyol berhasil meraih gelar Piala Dunia kedua mereka. Gelar pertama Spanyol diraih pada tahun 2010, saat itu mereka mengalahkan Belanda dengan skor 1-0 di final.
Ikuti Jurnal Indonesia
