Jurnal Indonesia — CHICAGO – Pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, akhirnya buka suara mengenai rumor yang mengaitkannya dengan klub tersebut pada tahun 2013. Meskipun mengaku enggan membahasnya di awal masa jabatannya, Iraola memberikan sedikit gambaran mengenai situasinya saat itu.
Iraola, yang baru saja menandatangani kontrak dua tahun bersama The Reds sebagai pengganti Arne Slot, mengakui bahwa ketertarikan Liverpool di masa lalu seperti sebuah cerita yang belum selesai. Pada Januari 2013, ketika kontraknya dengan Athletic Club tersisa enam bulan, Liverpool yang saat itu dilatih Brendan Rodgers dikabarkan tertarik untuk merekrutnya pada bursa transfer musim dingin.
Performa Iraola kala itu memang memukau Rodgers. Namun, setelah berbagai rumor beredar, kepindahan tersebut tidak terwujud. Iraola justru memilih memperpanjang kontraknya dengan Athletic Club sebelum akhirnya hengkang pada tahun 2015.
Menanggapi rumor tersebut, Iraola menyatakan bahwa ia tidak ingin menjadikannya sebagai alat untuk ‘menjual diri’ di awal kepelatihannya di Liverpool. Baginya, yang terpenting saat ini adalah membuktikan diri pantas menangani tim sebesar Liverpool.
“Saya tidak tahu apakah saya akan menceritakan ini di awal karier saya di klub ini,” ujar Iraola seperti dikutip The Athletic. “Saya ingin meraih kemenangan demi kemenangan dan beradaptasi dulu. Saya tidak mau menggunakan itu di awal. Tolong ingatkan saya beberapa bulan lagi, Anda bisa tanya itu. Tapi saya tidak suka ditanya itu sejak awal, karena seperti menjual diri sendiri.”
Lebih lanjut, Iraola menegaskan bahwa ia tidak pernah benar-benar ‘nyaris’ pindah ke Liverpool karena keputusannya saat itu adalah untuk tetap setia pada Athletic Club.
“Saya tidak nyaris pindah ke Liverpool kok waktu itu karena saya tidak ingin meninggalkan Athletic Club. Bagi saya, Athletic Club adalah tempat terbaik,” tegasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia
