— JAKARTA – Sebuah jaket kulit yang pernah dikenakan oleh Jensen Huang, co-founder dan CEO Nvidia, berhasil terjual dalam lelang dengan harga fantastis mencapai USD 960.000 atau sekitar Rp 17 miliar. Penjualan ini melampaui ekspektasi tertinggi dari pihak penyelenggara lelang, Sotheby’s.

Jaket kulit bermerek Tom Ford tersebut ditandatangani dan disertifikasi oleh James Spence Authentication. Jaket ini memiliki ciri khas resleting diagonal dan cocok dengan pakaian yang dikenakan Huang saat acara Hon Hai Tech Day di Taipei pada 18 Oktober 2023. Menurut Brahm Wachter, kepala divisi lelang koleksi modern di Sotheby’s, respons pasar terhadap item lelang ini sungguh luar biasa.

Jensen Huang dikenal sebagai salah satu tokoh kunci di balik kemajuan pesat kecerdasan buatan (AI) dalam dekade terakhir. Ia kerap tampil di berbagai acara publik dengan mengenakan jaket kulit, yang telah menjadi semacam ciri khas penampilannya. Mengenai pilihan busananya, Huang pernah menyatakan bahwa istri dan putrinya yang menyarankan penggunaan jaket kulit, dan ia merasa keputusan itu tepat karena memancarkan aura kepemimpinan yang kuat.

“Saya senang istri dan putri saya yang mendandani saya,” ujar Huang dalam sebuah wawancara pada tahun 2024.

Menurut laporan Entrepreneur, seluruh hasil penjualan jaket ikonik ini akan disalurkan untuk mendukung Edge Institute. Lembaga nirlaba tersebut berfokus pada pengumpulan individu dari berbagai latar belakang, termasuk teknologi, sains, dan budaya, untuk berkolaborasi dalam komunitas sementara yang dibangun di sekitar area eksperimental.

Jaket kulit yang dirancang oleh Tom Ford ini sebelumnya telah dikenakan Huang dalam berbagai momen penting, termasuk konferensi pengembang, peluncuran produk, dan pengumuman strategis terkait AI. Sebagai perbandingan, gaya serupa jaket tersebut di situs web Tom Ford dijual dengan harga sekitar USD 6.990 atau setara Rp 125 jutaan.

Sotheby’s memasarkan jaket tersebut bukan sekadar sebagai pakaian, melainkan sebagai sebuah simbol visi. “Jaket ini telah menjadi simbol visi di garis depan revolusi AI,” tegas perusahaan lelang tersebut, menggambarkan jaket itu sebagai warisan dari keyakinan bahwa masa depan diciptakan oleh mereka yang berani menjelajahi ketidakpastian.