Jurnal Indonesia — JAKARTA – Striker Chelsea, Joao Pedro, akhirnya kembali dilirik oleh pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti. Pemain berusia 24 tahun itu dipanggil untuk memperkuat Selecao dalam agenda FIFA Matchday mendatang, setelah sebelumnya sempat diabaikan dan tidak dibawa ke Piala Dunia 2026.
Joao Pedro, yang musim lalu berhasil mencetak 20 gol untuk Chelsea, sempat merasakan kekecewaan karena tidak masuk dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Ancelotti kala itu lebih memilih nama-nama seperti Neymar, Igor Thiago, dan Endrick. Brasil sendiri harus tersingkir di babak 16 besar turnamen tersebut.
Menyikapi hal tersebut, Joao Pedro menunjukkan respons positif. Ia tampil mengganas di masa pramusim Chelsea dengan mencetak 7 gol. Ketajamannya berlanjut hingga musim kompetisi reguler dimulai.
Penampilan impresif Joao Pedro tidak luput dari perhatian Carlo Ancelotti. Sang pelatih bahkan menyempatkan diri untuk menyaksikan langsung pertandingan Chelsea melawan Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge beberapa waktu lalu. Dalam laga tersebut, Joao Pedro berhasil menyumbang satu gol dan satu assist untuk membawa timnya menang 4-2.
Secara total, Joao Pedro telah mencetak dua gol dari empat pertandingan yang dimainkannya bersama Chelsea musim ini. Performa gemilang inilah yang akhirnya membuat Ancelotti memutuskan untuk memanggilnya kembali ke skuad tim nasional.
Dalam pengumuman skuad terbaru untuk laga FIFA Matchday akhir bulan ini, Joao Pedro masuk dalam daftar penyerang yang akan memperkuat Brasil, bersama dengan Raphinha, Vinicius Junior, dan Endrick. Selain Joao Pedro, wonderkid Chelsea lainnya, Estevao, juga kembali dipanggil setelah sebelumnya absen akibat cedera hamstring.
Carlo Ancelotti mengungkapkan bahwa dalam skuad terbarunya, ia memberikan perhatian lebih kepada pemain-pemain muda. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya regenerasi tim nasional Brasil untuk masa depan. “Kami harus memprioritaskan para pemain muda yang akan memenuhi syarat usia untuk Piala Dunia atau Copa America berikutnya,” ujar Ancelotti, mengutip ESPN.
Pelatih asal Italia itu menambahkan, “Kini kita punya waktu untuk menghadapi segala sesuatunya dengan lebih tenang dan sesuai ritme kami sendiri, serta mengevaluasi semua pemain dengan tepat. Tujuannya sangat jelas: mendatangkan generasi baru pesepakbola. Kami bisa melakukannya dengan sabar, sambil mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.