Jurnal Indonesia — JAKARTA – Mantan pemain Chelsea, John Obi Mikel, mengungkapkan bahwa absennya Moises Caicedo menjadi biang keladi utama rapuhnya lini belakang tim di awal musim ini. Kehilangan sosok pemutus serangan lawan tersebut membuat pertahanan The Blues rentan terhadap gempuran lawan.
Rapuhnya pertahanan menjadi titik lemah Chelsea yang terlihat jelas dalam empat laga awal Liga Inggris musim ini. Klub asal London tersebut telah kebobolan sembilan gol, sebuah catatan yang menghambat mereka untuk meraih hasil maksimal.
Padahal, lini serang Chelsea menunjukkan performa impresif dengan mencetak 10 gol. Namun, soliditas di lini belakang yang belum terbentuk membuat tim tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan tujuh poin.
Mikel menilai bahwa masalah pertahanan ini tidak sepenuhnya murni kesalahan para pemain belakang. Ia menekankan peran krusial lini tengah, terutama sektor gelandang bertahan, dalam menjaga keseimbangan tim.
Moises Caicedo, gelandang bertahan andalan Chelsea, belum dapat tampil penuh di awal musim karena cedera. Ia baru mencatatkan satu penampilan singkat selama 14 menit dan absen dalam dua laga terakhir. Jadwal kembalinya Caicedo ke lapangan masih belum diketahui.
Menurut Mikel, Caicedo memiliki kemampuan luar biasa dalam memotong aliran serangan lawan dan melindungi lini pertahanan. Absennya pemain berusia 24 tahun itu membuat lini belakang Chelsea kehilangan perlindungan yang memadai. Romeo Lavia, yang didatangkan untuk mengisi peran tersebut, dinilai belum mampu menggantikan kontribusi signifikan Caicedo.
“Dia adalah sosok yang memutus aliran permainan lawan dan memastikan lini pertahanan empat bek kami terlindungi dengan baik. Lini pertahanan kami sangat solid,” ujar Mikel, merujuk pada peran Caicedo.
Mikel melanjutkan, “Energi yang ia bawa-mulai dari memutus serangan lawan, membangun permainan, hingga membawa bola ke depan-persis seperti apa yang dilakukan Declan Rice untuk Arsenal. Itulah kontribusi Moises Caicedo bagi kami, dan ketidakhadirannya benar-benar sangat terasa dampaknya.”
Ia menambahkan keyakinannya bahwa kembalinya Caicedo akan membawa perubahan besar bagi tim. “Begitu dia kembali, menurut saya kami akan menjadi tim yang jauh lebih baik. Hal itu sama sekali tidak perlu diragukan lagi,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.