Jurnal Indonesia — Juventus harus menelan kekalahan pertamanya di Liga Italia musim 2026/2027 setelah takluk dari Sassuolo dengan skor 2-3. Pertandingan yang digelar di Mapei Stadium pada Senin (14/9/2026) dini hari WIB tersebut, membuat Juventus tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 7 poin.
Meski tampil dominan dengan 16 tembakan dan 57 persen penguasaan bola, Juventus tidak mampu mengungguli efektivitas Sassuolo dalam mencetak gol. Kekalahan ini membuat Juventus terlempar dari posisi empat besar.
Namun, hasil minor tersebut tidak lantas menggoyahkan posisi pelatih Luciano Spalletti. CEO Juventus, Giovanni Carnevali, menyatakan bahwa pihaknya masih menaruh kepercayaan penuh kepada Spalletti.
“Dia pelatih yang luar biasa, salah satu yang terbaik sepanjang masa. Mengganti pelatih bukanlah sifat saya,” ujar Carnevali, seperti dilansir dari Football Italia. “Kami mesti mencoba menyusun program dan membangun; kami harus memberi waktu dan bersabar, mengetahui bahwa kami harus menelan beberapa pil pahit.”
Luciano Spalletti sendiri telah menukangi Juventus sejak Oktober 2025, menggantikan Igor Tudor. Ia terikat kontrak di Allianz Stadium hingga musim panas 2028.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.