Jurnal Indonesia — Batam – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) telah berhasil mendaratkan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di Nongsa Digital Park (NDP), Batam. Langkah ini merupakan pencapaian krusial dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia dengan kawasan regional, sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur digital yang andal dan berdaya saing.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya infrastruktur nyata dan konektivitas yang kuat untuk mendukung transformasi digital Indonesia. “NCC menjadi fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, sekaligus semakin memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026). Ia menambahkan, kehadiran NCC diharapkan dapat memperkuat posisi strategis kedua negara dalam ekosistem dan rantai nilai digital global, serta membuka ruang bagi tumbuhnya investasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi baru berbasis teknologi.
Pendaratan kabel ini menandai progres signifikan menuju kesiapan operasional NCC, yang merupakan salah satu dari dua kabel bawah laut Batam-Singapura yang dikembangkan TelkomGroup. Bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA), NCC bertujuan memperkuat konektivitas digital antara kedua negara.
Sebagai bagian dari ekosistem Indonesia Cable Express (ICE), NCC juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan. Managing Director Business-2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro, menyatakan bahwa investasi strategis seperti NCC sangat penting untuk penguatan kedaulatan dan infrastruktur digital. “Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menciptakan multiplier effect ekonomi dengan mendorong tumbuhnya berbagai industri di Batam dan Indonesia secara keseluruhan, yang pada akhirnya turut memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional,” katanya.
Spesifikasi dan Manfaat NCC
Dengan panjang sekitar 50 kilometer dan kapasitas 24 fiber pairs, NCC dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi dan berlatensi rendah yang terus meningkat. Hal ini seiring dengan pesatnya perkembangan layanan cloud, hyperscaler, kecerdasan artifisial (AI), serta interkoneksi data center di Asia Tenggara.
Keberhasilan pendaratan NCC di Batam merepresentasikan dukungan nyata Pemerintah Indonesia dalam membuka koridor digital baru. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan jaringan, memperluas keberagaman jalur konektivitas, dan meningkatkan skalabilitas jaringan digital antara Indonesia dan Singapura.
Lebih dari sekadar meningkatkan konektivitas regional, infrastruktur NCC diharapkan mampu mendorong percepatan pengembangan ekosistem digital Indonesia. Hal ini melalui peningkatan investasi infrastruktur digital, pengembangan pusat data berstandar global, serta penciptaan peluang baru bagi pelaku industri digital.
Penguatan Posisi Batam dan Kolaborasi Strategis
Proyek ini turut mengukuhkan posisi Batam sebagai gerbang digital strategis Indonesia yang menghubungkan ekosistem digital nasional dengan pasar regional dan global. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan komitmen TelkomGroup untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional.
“NCC menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan berdaya saing. Infrastruktur strategis ini tidak hanya memperkuat konektivitas dan ketahanan digital Indonesia, tetapi juga memberikan keberagaman jalur dan konektivitas yang semakin kuat bagi Singapura sebagai hub digital regional, sehingga menciptakan manfaat bagi kedua negara,” jelas Dian.
Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menambahkan bahwa NCC merupakan bagian penting dari strategi TelkomGroup melalui Telin dalam membangun konektivitas digital internasional yang andal. “NCC membuka koridor digital baru antara Indonesia dan Singapura sebagai bagian dari Indonesia Cable Express. Infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan kapasitas konektivitas internasional, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekosistem cloud, AI, hyperscaler, serta interkoneksi pusat data yang menjadi fondasi transformasi digital kawasan,” ujar Budi.
Chief Executive Officer (CEO) BW Digital, Ludovic Hutier, menyebut kolaborasi antara BW Digital dan Telin sebagai langkah strategis dalam menghadirkan infrastruktur digital kelas dunia di kawasan. “Keberhasilan cable landing NCC mencerminkan komitmen bersama kami untuk menghadirkan infrastruktur digital yang menjadi fondasi bagi perkembangan digital di Asia Tenggara. Bersama Telin, kami membangun platform konektivitas yang siap menghadapi kebutuhan masa depan untuk mendukung meningkatnya permintaan kawasan terhadap layanan cloud, Artificial Intelligence (AI), dan data center,” ujar Hutier.
Hutier juga menjelaskan bahwa NCC menjadi bagian penting dari ekosistem digital terintegrasi BW Digital, yang mencakup jaringan fiber optik darat Citra Connect serta kampus pusat data NDP1 berkapasitas 144MW di Batam. “Melalui ekosistem ini, kami menghadirkan solusi infrastruktur digital yang terintegrasi untuk mendukung kebutuhan pelanggan dalam memperluas bisnis mereka di kawasan,” tambahnya.
CEO NDP, Mike Wiluan, menyatakan bahwa pendaratan kabel ini bukan sekadar penyelesaian infrastruktur, melainkan tonggak penting dalam memperkuat ekosistem digital. “Di Nongsa Digital Park, kami menyatukan konektivitas, pusat data, platform cloud, inovasi AI, talenta digital, serta perusahaan-perusahaan global ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” kata Mike. Ia menambahkan, NDP kini secara resmi menjadi titik tujuan baru untuk kabel serat optik bawah laut domestik dan internasional.
Pencapaian pendaratan kabel NCC menjadi landasan penting untuk kolaborasi yang lebih luas dalam membangun ekosistem digital regional yang semakin terhubung. Melalui sinergi dengan para mitra strategis, Telkom, Telin, dan BW Digital akan terus menghadirkan solusi digital yang mendukung peluang pertumbuhan baru di tengah percepatan transformasi digital global.
Prosesi pendaratan kabel NCC turut dihadiri oleh Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto; Wakil Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong; Dubes RI untuk Singapura Hotmangaraja Panjaitan; Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro; Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura; serta jajaran Direksi Telkom, Telin, BW Digital, dan NDP.
Ikuti Jurnal Indonesia
