— Sebuah layanan peta digital asal Korea Selatan, Kakao Map, menjadi sorotan warganet setelah pengguna membagikan screenshoot yang menunjukkan data geografis Korea Utara secara rinci.

Unggahan itu cepat tersebar di media sosial, memicu perbandingan dengan layanan peta internasional yang selama ini terbatas menampilkan detail wilayah Korea Utara.

Dalam tangkapan layar yang beredar terlihat nama lokasi, fasilitas publik, dan penanda wilayah lain di Korea Utara yang jarang muncul pada peta global.

Kakao Map merupakan salah satu platform pemetaan terbesar di Korea Selatan yang memanfaatkan data lokal untuk menyediakan navigasi dan informasi lokasi secara mendetail bagi pengguna domestik.

Viralnya data-area Korea Utara pada Kakao Map datang di tengah perhatian publik terhadap kebijakan pemetaan digital di Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan diketahui menerapkan pembatasan terhadap distribusi data peta berpresisi tinggi dengan alasan keamanan nasional dan sensitivitas hubungan antarnegara.

Korea Utara sendiri dikenal sebagai salah satu negara paling tertutup, sehingga data geografis yang rinci tentang wilayahnya relatif jarang tersedia untuk publik internasional.