Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Mi 11 Ultra

Telah menjadi hal lazim apabila produsen smartphone memiliki lebih dari 1 ponsel flagship dalam 1 tahun kalender.

Seperti halnya Xiaomi yang meluncurkan 8 model Mi 11 series secara bergantian selama tahun 2021. Salah satu edisinya yang diposisikan sebagai flagship paripurna atau ultimate yaitu Xiaomi Mi 11 Ultra.

Mi 11 Ultra ini digadang-gadang telah menduduki kasta yang paling tinggi dari 8 model itu. Walaupun begitu, smartphone yang satu ini tentu mempunyai beragam kelebihan dan kekurangan.

Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Ultra

Layar Depan: AMOLED 6,81 inci, resolusi 1.440 x 3.200 piksel, refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 480 Hz, tingkat kecerahan 1.700 nits (peak), Dolby Vision HDR10+, AdaptiveSync, Gorilla Glass Victus
Belakang: AMOLED 1,1 inci, resolusi 126 x 294, tingkat kecerahan 450 nits, Always-On Display, Notification Alerts, Rear Selfie Preview
Dimensi dan bobot 164,3mm x 74,6mm x 8,38mm
234 gram
System-on-Chip Qualcomm Snapdragon 888
CPU: Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 680 & 3×2.42 GHz Kryo 680 & 4×1.80 GHz Kryo 680)
GPU: Adreno 660
Memori RAM: 12 GB (LPDDR5)
Storage: 256 GB (UFS 3.1)
Kamera belakang 50 MP, f/2.0, 24mm (wide), Dual Pixel PDAF, Laser AF, OIS
48 MP, f/4.1, 120mm (telefoto periskop), PDAF, OIS, 5x optical zoom
48 MP, f/2.2, 12mm, 128 derajat (ultrawide), PDAF
Kamera depan 20 MP, f/2.2, 27mm (wide)
Baterai 5.000 mAh, Fast Charging 67W (kabel), Fast Wireless Charging 67W (nirkabel), Reverse Wireless Charging 10W
Kartu SIM dan konektor Dual-SIM (nano), USB tipe-C, tidak ada audio jack 3,5 mm
Biometrik In-screen Fingerprint, AI Face Unlock
Dukungan 5G n1/n3/n5/n7/n8/n20/n28/n38/n40/n41/n77/n78/n79
Fitur pendukung Bluetooth 5.2, WiFi 6, NFC, IR Blaster, Dual Speaker, Hi-Res Audio Harman Kardon, Android 11, MIUI 12.5
Warna Ceramic White, Ceramic Black
Harga Rp 10 – 17 juta

Editor terkait:

Kelebihan Xiaomi Mi 11 Ultra

1. Daya Baterai Oke, Pengisian Cepat

Fast charger

Mi 11 Ultra dilengkapi dengan baterai litium polimer sebesar 5000 mAh. Berdasarkan tes yang telah dilakukan GSM Arena, bahwa endrance rating smartphone ini tembus hingga 95 jam. Dalam sekali cas, smartphone ini dapat melayani Anda selama 28 jam lebih 5 menitan untuk telepon dengan jaringan 3G.

Apabila digunakan internetan dengan wifi, maka dapat menyala hingga 1 jam 3 menitan. Sedangkan, waktu pakai dapat menyentuh 15 jam 10 menitan apabila dipakai untuk menonton video offline.

Sebagai catatan, bahwa mode laju penyegaran sebesar 120 Hz akan berjalan saat GSM Arena mengetesnya dengan internetan. Secara keseluruhan, smartphone Xiaomi Mi 11 Ultra ini memiliki ketahanan baterai yang baik pada kelas ponsel flagship.

2. Kamera Mengesankan

Megapiksel besar tidaklah jaminan sebuah kamera dapat menghasilkan foto berkualitas bagus. Xiaomi dengan percaya diri memakai resolusi 50 MP di kamera utamanya Mi 11 Ultra.

Alih-alih menggunakan 108 MP seperti di kamera utama milik Mi 11. Bahkan, bukaan lensa milik Xiaomi Mi 11 Ultra pun ikut mengecil hingga f/1.95.

Akan tetapi, hal tersebut tidak lantas menjadikan kamera utama dari Mi 11 Ultra sebagai inferior. Hal itu dikarenakan sensor yang digunakan adalah Samsung ISOCELL GN2.

Mi 11 Ultra ini merupakan smartphone pertama yang menggunakan sensor kamera golongan kelas atas dari Samsung tersebut. Keistimewaan dari GN2 ini yaitu ukuran sensor sangat besar mencapai 1/1, 12 inci.

3. Performa Tinggi

Smartphone ini menggunakan SoC premium Qualcomm Snapdragon yang merupakan chipset paling kencang di dunia.

Chipset yang saat ini juga telah didukung dengan beragam komponen lainnya seperti RAM LPDDR5 sebesar 3200 MHz dan memori penyimpanan dengan teknologi UFS 3.1.

Walaupun menggunakan chipset paling kencang di dunia, namun Mi 11 Ultra ini belum dapat mengungguli beberapa smartphone lainnya dengan chipset yang serupa.

Namun, hal ini tidak jadi masalah karena Mi 11 Ultra memiliki skor kecepatan hingga 1126 yang masih tergolong bagus.

4. Tampilan Istimewa

Xiaomi Mi 11 Ultra ini telah memenuhi syarat menjadi smartphone yang memiliki lebar layar di atas rata-rata, yaitu 6,81 inci serta dengan bingkai yang sangat tipis.

Oleh karena itu, tak heran apabila rasio layar banding pada bodi smartphone ini bisa tembus sampai 91,4 persen.

Smartphone ini juga telah menyematkan beberapa sensor istimewa yang berguna untuk mengoptimalkan pengalaman para pengguna.

Misalnya saja sensor cahaya 360 derajat yang dapat bekerja untuk membaca kondisi pencahayaan di sekitar. Sensor yang satu ini pun mendukung layar dalam mengatur white balance serta pengaturan warna otomatis, dengan cara menghidupkan fitur membaca dan mode luar ruangan.

Editor terkait:

Kekurangan Xiaomi Mi 11 Ultra

1. Update Software Kurang Oke

Xiaomi Mi 11 Ultra memanglah cukup rajin dalam memberikan pembaruan MIUI. Akan tetapi, pergantian versi MIUI tersebut tidak berarti Android yang digunakan bisa ikut meningkat.

Apabila melihat beberapa flagship yang sebelumnya, Xiaomi seperti akan memberikan peningkatan pada versi Android sampai 2 kali saja. Dengan begitu, Xiaomi masih tertinggal dari Samsung Galaxy dan Apple iPhone.

2. Stok Terbatas dan Harga Relatif Mahal

Apabila di India, smartphone Xiaomi Mi 11 Ultra (12/256 GB) dipasarkan dengan harga kisaran 69.999 rupee atau sekitar 13,7 juta rupiah. Sedangkan, di Indonesia sendiri smartphone ini dipasarkan dengan harga 10 juta rupiah.

Selain terbilang mahal, smartphone yang satu ini hanya dipasarkan secara terbatas. Terlebih lagi, Xiaomi hanya akan menjual smartphone ini kepada orang-orang Indonesia yang memiliki status Mi Fans.

Lebih khusus lagi kepada Mi Fans yang mendapatkan undangan eksklusif untuk membeli smartphone ini melalui email periode 16 hingga 20 Juni 2021 .

Nah, undangan itu berfungsi untuk tiket penukaran smartphone mulai tanggal 1 Juli 2021 di situs atau gerai resmi Xiaomi. Situasi yang ada di Indonesia ini ternyata juga terjadi di berbagai negara lainnya seperti India, Spanyol, Jerman, dan Inggris.

3. Layar Belakang Hanyalah Gimmick

Kehadiran layar sekunder sebesar 1,1 inci yang ada di modul dari kamera belakang smartphone ini tak terlalu penting alias hanyalah gimmick. Hal itu dikarenakan memiliki fungsi yang terbilang tidak wah atau biasa saja.

Pengguna Xiaomi Mi 11 Ultra juga dapat merasa kesulitan untuk melihat apa yang ditampilkan oleh layar sekunder tersebut saat ada di bawah terik sinar matahari. Apalagi saat mode always-on display dihidupkan.

4. Bobot Berat

Smartphone yang berdimensi 164.3 x 74.6 x 8.4 mm ini mempunyai bobot hingga 234 g. dengan bobot itu, Xiaomi Mi 11 Ultra menjadi salah satu smartphone flagship paling berat di dunia.

Bobot yang berat tersebut disebabkan oleh kehadiran modul kamera dan ukuran baterai yang jumbo.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Smartphone Xiaomi atau konten menarik lain di Jurnal Indonesia