— Kementerian Agama kembali menyelenggarakan program Cek Arah Kiblat Nasional 2026 melalui Gerakan Indonesia Berkiblat. Pendaftaran titik verifikasi dibuka pada 1 sampai 10 Juli 2026 dan pelaksanaan pengecekan dilakukan serentak pada 15–16 Juli 2026 saat Matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Program memanfaatkan momen rashdul kiblat agar arah kiblat dapat diverifikasi secara akurat di seluruh Indonesia. Kemenag menargetkan 1.448.000 titik verifikasi nasional.

Pendaftaran dan Alur Registrasi

Menurut informasi resmi yang disampaikan Kementerian Agama melalui akun Instagram @kemenag_ri, masyarakat dapat mendaftarkan titik verifikasi secara daring melalui laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev.

Langkah pendaftaran adalah sebagai berikut:

  • Buka laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev.
  • Klik “Akses Portal Peserta (Login)”, lalu pilih “Daftar di sini”.
  • Isi data yang diminta, termasuk nama, lokasi pengamatan, alamat, provinsi, kabupaten/kota, alamat email, dan kata sandi.
  • Klik “Daftar Sekarang” dan masuk menggunakan akun yang telah dibuat, kemudian daftarkan titik lokasi yang akan diverifikasi pada 15–16 Juli 2026.

Teknik Pengecekan Saat Rashdul Kiblat

Berdasarkan panduan Kementerian Agama, pengecekan dilakukan saat Matahari tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda tegak akan mengarah berlawanan dengan kiblat. Peserta diminta menyiapkan tongkat atau benda lurus yang dipasang tegak lurus di tempat terbuka.

Pada waktu rashdul kiblat, perhatikan arah bayangan. Garis yang berlawanan dengan arah bayangan menunjukkan arah kiblat. Kemenag mengingatkan agar jam yang digunakan disesuaikan dengan waktu resmi dan lokasi pengecekan tidak terhalang bangunan atau pepohonan.

Sertifikat Partisipasi

Kementerian Agama menyatakan peserta Gerakan Indonesia Berkiblat akan memperoleh sertifikat partisipasi sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan dalam program nasional ini.

Program ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penentuan arah kiblat sesuai kaidah ilmu falak.

Pendaftaran masih dibuka hingga 10 Juli 2026. Setelah mendaftarkan titik verifikasi, peserta dapat melakukan pengecekan arah kiblat secara serentak pada 15–16 Juli 2026 sesuai waktu rashdul kiblat di wilayah masing-masing.