Jurnal Indonesia — JAKARTA – Upaya pencegahan tawuran berhasil dilakukan oleh tim gabungan dari Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Aksi yang berpotensi menimbulkan kekerasan tersebut digagalkan di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam operasi tersebut, tujuh orang pemuda berhasil diamankan, beserta dua senjata tajam.
Kejadian bermula ketika tim patroli menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya aktivitas tawuran di Jalan Ramayana, Pondok Bambu. Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pemuda yang telah lebih dulu diamankan oleh warga setempat.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menyatakan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif. “Patroli ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif. Kami akan terus hadir di titik-titik yang dinilai rawan agar masyarakat merasa aman dalam beraktivitas,” ujar Henik.
Melalui pengembangan informasi, petugas berhasil melacak dan menghubungi rekan-rekan pelaku yang diamankan. Enam orang lainnya kemudian berhasil ditangkap. Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita dua buah senjata tajam. Selain itu, turut diamankan pula dua unit sepeda motor dan enam telepon genggam.
“Seluruh pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Henik.
Dalam kegiatan yang sama, personel juga mendapati sekumpulan pemuda yang berkumpul di wilayah Kramat Jati. Setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan adanya barang bukti, mereka diminta untuk segera membubarkan diri.
Kombes Henik menegaskan bahwa kegiatan patroli semacam ini akan terus digalakkan guna mencegah terjadinya aksi kekerasan di jalanan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban melalui Call Center Polri 110.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.