Jurnal Indonesia — Madrid – Kylian Mbappe tidak menunjukkan kekhawatiran atas cemoohan yang diterimanya dari para penggemar Real Madrid di Santiago Bernabeu. Ia memahami keresahan yang dirasakan suporter.
Mbappe menjadi sasaran cemoohan dan siulan saat Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Inter Milan. Situasi ini terjadi meskipun pemain asal Prancis tersebut turut berkontribusi dalam gol kemenangan Los Merengues.
Cemoohan yang ditujukan kepada Mbappe diduga berkaitan dengan perbandingan antara jumlah gol yang dicetaknya dengan prestasi tim. Meskipun telah mencetak 65 gol sejak bergabung dengan Real Madrid, ia baru berhasil mempersembahkan dua gelar, yaitu Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Ini bukan kali pertama Mbappe mengalami perlakuan serupa dari fans Real Madrid. Pada Mei 2026, ia juga sempat mendapatkan cemoohan di Santiago Bernabeu saat menghadapi Real Oviedo.
Menanggapi berbagai cemoohan dan ejekan tersebut, Mbappe menyikapinya dengan santai. Mantan bintang Paris Saint-Germain itu menilai bahwa tindakan tersebut wajar, mengingat Real Madrid selalu dituntut untuk tampil baik dan berprestasi oleh para pendukungnya.
“Hal-hal seperti ini memang terjadi. Tahukah Anda berapa banyak pemain yang pernah dicemooh di Madrid? Mereka semua masih hidup, kan?” ujar Mbappe, mengutip dari Mundo Deportivo.
Ia menambahkan, “Saat Anda menandatangani kontrak dengan Madrid, Anda tahu apa yang akan Anda hadapi. Itu tidak terlalu memengaruhi saya. Saya mengerti bahwa para penggemar mengekspresikan ketidakpuasan mereka.”
Kylian Mbappe bukanlah satu-satunya pemain Real Madrid yang menerima cemoohan dari fans di tribun. Vinicius Junior juga mengalami perlakuan serupa saat digantikan dalam pertandingan melawan Inter Milan.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan pembelaan untuk Mbappe dan Vinicius. Menurutnya, kedua pemain tersebut telah memberikan penampilan terbaik mereka di lapangan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.