— Manchester United harus menghadapi catatan buruk setelah tersingkir dari Brighton & Hove Albion di babak ketiga Carabao Cup. Kekalahan ini menambah deretan hasil negatif Setan Merah dalam sepekan terakhir.

Bertanding di Old Trafford pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB, MU harus mengakui keunggulan Brighton dengan skor akhir 2-3. Padahal, tim tuan rumah sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Shea Lacey dan Mason Mount. Brighton berhasil memperkecil ketertinggalan sebelum jeda melalui gol Charalampos Kostoulas.

Memasuki babak kedua, pertahanan MU yang rapuh kembali dimanfaatkan oleh Brighton. Pascal Gross dan Maxim De Cuyper berhasil mencetak gol, membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan bagi tim tamu.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk Manchester United yang baru saja menelan kekalahan dari rival sekotanya, Manchester City, di ajang Liga Inggris. Dalam pertandingan tersebut, meskipun bermain melawan 10 pemain City, MU tetap menyerah 0-1 akibat gol tunggal Erling Haaland.

Mantan striker Crystal Palace, Clinton Morrison, menyoroti performa Manchester United yang dinilainya belum cukup baik sejak awal musim. “Ini menjadi pekan yang sangat buruk bagi Manchester United. Performa mereka sama sekali belum cukup baik. Sejak awal musim, Manchester United memang tampil kurang meyakinkan. Ketika Manchester City bermain dengan 10 pemain pada akhir pekan lalu, United juga tidak mampu memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya kepada BBC.

Morrison menambahkan bahwa Manchester United perlu melakukan perbaikan di berbagai lini. “Manchester United perlu memperkuat lini tengah dan lini serang. Namun, yang paling penting adalah memperkuat pertahanan. Mereka terlalu sering kebobolan.”

Ia juga menekankan betapa mengecewakannya hasil tersebut bagi klub sebesar Manchester United. “Untuk klub sebesar Manchester United, unggul 2-0 tetapi kemudian kalah 2-3 jelas merupakan hasil yang sangat mengecewakan,” tegasnya.