— Manchester United menorehkan catatan minor dalam pertandingan babak ketiga Carabao Cup melawan Brighton & Hove Albion, yang berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu. Kekalahan ini mengakhiri rekor impresif klub yang telah bertahan selama 42 tahun.

Pertandingan yang digelar di kandang Manchester United pada Kamis (17/9) dini hari WIB itu, sempat diawali dengan baik oleh Setan Merah. Tim asuhan Erik ten Hag bahkan mampu unggul cepat melalui gol yang dicetak oleh Rasmus Højlund dan Mason Mount sebelum pertandingan genap berusia 10 menit. Namun, Brighton berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol-gol dari Tariq Lamptey (45+1′), Pascal Groß (65′), dan Simon Adingra (70′).

Menurut laporan dari ESPN, kekalahan ini menandai akhir dari rekor panjang Manchester United yang tidak pernah kalah di kandang setelah unggul lebih dulu setidaknya sejak paruh waktu. Rekor tersebut telah berlangsung sejak tahun 1984, mencakup 550 penampilan di seluruh kompetisi, dengan rincian 498 kemenangan dan 52 kali imbang, sebelum akhirnya terhenti di laga ini.

Meskipun menurunkan beberapa pemain lapis kedua, Manchester United memulai pertandingan dengan cukup baik. Namun, sepanjang 90 menit, tim tuan rumah hanya mampu melepaskan tiga tembakan yang mengarah ke gawang Brighton. Sementara itu, tim tamu tampil lebih agresif dengan mencatatkan lima tembakan tepat sasaran.

Brighton menunjukkan determinasi tinggi dalam pertandingan ini, terbukti dengan empat kali pelanggaran yang berujung hukuman kartu kuning. Keberhasilan mereka dalam membalikkan keadaan memastikan tim berjuluk The Seagulls tersebut melaju ke babak selanjutnya di Carabao Cup, sementara Manchester United harus kehilangan salah satu peluang untuk meraih trofi musim ini.