— Manajer Manchester City, Enzo Maresca, memberikan tanggapannya terkait gol kontroversial yang tercipta saat timnya mengalahkan Manchester United dalam pertandingan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu. Maresca menyatakan bahwa tim Setan Merah juga pernah mendapatkan keuntungan dari keputusan wasit di masa lalu.

Dalam laga yang digelar di Old Trafford pada Minggu (13/9/2026), City berhasil meraih kemenangan 1-0 melalui gol tunggal Erling Haaland. Proses gol tersebut memicu perdebatan karena Enzo Fernandez dinilai berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta. Belakangan, badan perwasitan Liga Inggris, Pro Ref, mengakui bahwa keputusan yang diambil oleh Video Assistant Referee (VAR) keliru dan seharusnya gol Haaland dinyatakan offside.

Menanggapi pengakuan tersebut, Maresca mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya. Ia justru mengingatkan kembali pada kejadian di musim 2022-23, ketika City mengalami kekalahan 1-2 dari Manchester United di stadion yang sama. Pada pertandingan tersebut, Maresca menjabat sebagai asisten Pep Guardiola.

Maresca menyoroti gol pertama Manchester United yang dicetak oleh Bruno Fernandes. Saat itu, Marcus Rashford yang berada dalam posisi offside tetap dianggap sah oleh wasit, diduga karena ia tidak menyentuh bola meskipun terlibat dalam permainan. Maresca mengutip pernyataannya kepada The Guardian pada Rabu (16/9), “Gol (Fernandes) itu bukan gol biasa, jika Anda masih ingat.”

Ia menambahkan, “Dan sejujurnya, tidak ada yang meminta maaf. Kami masih menunggu permintaan maaf (dari Pro Ref) atas gol tersebut. Terkadang hal semacam itu menguntungkan Anda, terkadang merugikan Anda. Itulah sepak bola.”

Berkat kemenangan ini, Manchester City berhasil menempel ketat Arsenal di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan, hanya kalah selisih gol dari sang juara bertahan.

Selanjutnya, Manchester City dijadwalkan akan menjamu Norwich City dalam babak ketiga Carabao Cup di Stadion Etihad pada Jumat (18/9) pukul 01.30 WIB.