— JAKARTA – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) mengumumkan bahwa perseroan dan Nextier Datamate Center (NDC) telah menandatangani akta pengambilalihan saham pada 7 September 2026. Langkah ini merupakan bagian dari penyelesaian transaksi pengambilalihan NAC dan NGC oleh perseroan.

Direktur Utama MGLV, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa perseroan mengambilalih seluruh saham yang dimiliki oleh NDC pada PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC). Penandatanganan akta ini merupakan pelaksanaan dari transaksi yang telah diuraikan dalam keterbukaan informasi sebelumnya. Dengan ditandatanganinya akta tersebut, seluruh saham NDC pada NAC dan NGC secara efektif beralih kepada MGLV, menjadikan MGLV sebagai pemegang saham NAC dan NGC.

Sebelumnya, MGLV menarik perhatian investor institusi seiring terhubungnya emiten ini dengan jaringan bisnis pengusaha nasional Garibaldi ‘Boy’ Thohir melalui PT Trinugraha Thohir dan PT Trinugraha Thohir Harmoni. Keterlibatan ekosistem Trinugraha Thohir yang bersinergi dengan entitas pengendali baru, PT Nextier Datamate Center (NDC), serta jajaran manajemen yang diperkuat oleh Glenn Sugita, dinilai menjadi katalis utama di balik melesatnya valuasi MGLV di bursa.

Sinergi ini membawa misi besar untuk mengintegrasikan potensi pasokan energi nasional dengan kapasitas komputasi canggih. Melalui entitas anak, NDC (NexAI Digital Center), MGLV kini berfokus penuh pada penyediaan infrastruktur data center yang dirancang khusus untuk menopang komputasi Artificial Intelligence (AI). Langkah ini dinilai sebagai respons tepat waktu atas melonjaknya permintaan pemrosesan data berkecepatan tinggi di Asia Tenggara.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan pasokan energi dengan infrastruktur digital modern. Perkembangan ekonomi digital, meningkatnya adopsi layanan cloud computing, artificial intelligence (AI), serta percepatan transformasi digital di berbagai sektor telah mendorong peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur pusat data yang andal, aman, dan berkapasitas tinggi.

“Perseroan memandang bahwa kondisi tersebut menciptakan peluang usaha yang prospektif untuk mengembangkan kegiatan usaha yang selaras dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi, sehingga diharapkan dapat mendukung diversifikasi usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, serta memperkuat pertumbuhan usaha Perseroan secara berkelanjutan,” tulis keterangan manajemen MGLV dalam keterbukaan informasi BEI.

Dalam pelaksanaan kegiatan usaha tersebut, MGLV berencana mengembangkan fasilitas high-density data center yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan, pengelolaan, dan pemrosesan data, termasuk untuk mendukung layanan cloud computing, artificial intelligence (AI), serta kebutuhan infrastruktur digital lainnya. Pengembangan kegiatan usaha di bidang data center ini diyakini akan mendukung pertumbuhan usaha Perseroan dalam jangka panjang dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta para pemangku kepentingan.