— Seekor monyet yang dilaporkan berkeliaran dan mengganggu pejalan kaki di trotoar Jalan Tebet Timur Raya, Tebet, Jakarta Selatan, kini telah berpindah tangan. Pemilik monyet tersebut, yang diidentifikasi sebagai Mat De I, menyatakan bahwa hewan itu sudah diadopsi oleh orang lain yang berjanji akan merawatnya dengan baik.

“Dibawa tadi sama orang. Mau dikandangin katanya,” ujar Mat De I saat ditemui di kawasan Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026).

Mat De I menjelaskan bahwa monyet tersebut awalnya ditemukan terikat di dekat Taman Tebet Eco Park tanpa diketahui pemilik aslinya. Ia kemudian mengambil monyet tersebut untuk diberi makan karena kasihan melihatnya kelaparan.

“Ya itu baru, orangkan nggak dikasih makan. Terus saya bawa, kasih makan,” katanya. Ia menambahkan bahwa ia baru memelihara monyet itu sekitar satu minggu dan rutin membelikannya pisang setiap hari, yang menghabiskan sekitar Rp 10.000.

“Makanya kan lapar kasih makan, namanya monyet kan kasihan. Mau cari makan sendiri bingung kan? Makanya saya beliin pisang tiap hari Rp 10.000, Rp 10.000, Rp 10.000. Ya sampai istri saya marah, ‘Wah, ini mah belanjain monyet’, gitu,” tuturnya.

Mengenai narasi di media sosial yang menyebut monyet tersebut dibiarkan berkeliaran, Mat De I membantahnya. Ia menegaskan bahwa monyet itu hanya berada di trotoar selama sehari dan dalam keadaan terikat.

“Diikat. Jadi mungkin ikatnya kepanjangan apa gimana kan nggak tahu. Taruhnya di situ, adik saya kan saya pulang malam tuh, jadi ditaruh di situ,” jelasnya.

Karena kesibukan lain, Mat De I tidak dapat terus merawat monyet tersebut dan memutuskan untuk membiarkannya diadopsi orang lain. Ia berharap monyet itu mendapatkan perawatan yang layak.

“Bilangnya mau dibawa pulang kampung, mau dipelihara. Ya kata saya yang penting dirawat, kasihan kan, gitu kan,” kata Mat De I. “Udah deh kalau mau dibawa, bawa aja, kata saya. Yang penting dirawat, gitu kan. Saya juga nggak butuh itu sebenarnya, gitu. Cuma karena kasihan aja. Kan saya juga sibuk, dagang, gitu kan,” imbuhnya.