Jurnal Indonesia — Oppo memperkenalkan sebuah fitur baru bernama FatMax Mode, yang dirancang untuk menghitung zona detak jantung pembakaran lemak secara personal. Berbeda dengan metode umum yang memberikan rentang generik, FatMax Mode menyesuaikan perhitungan berdasarkan data individu pengguna.
Zona pembakaran lemak adalah rentang detak jantung di mana tubuh lebih mengutamakan pembakaran lemak sebagai sumber energi dibandingkan karbohidrat. Berada dalam zona ini saat berolahraga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penurunan lemak.
Selama ini, banyak perangkat kebugaran menghitung zona pembakaran lemak menggunakan rumus sederhana: 220 dikurangi usia, lalu dikalikan 60 hingga 70 persen. Formula ini dinilai kurang akurat karena tidak memperhitungkan perbedaan tingkat kebugaran antar individu, meskipun memiliki usia yang sama.
Oppo Watch S2 Jadi Perangkat Pertama dengan FatMax
Mode FatMax menggunakan pendekatan baru dalam perhitungannya. Fitur ini memanfaatkan data tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas saat ini. Data tersebut kemudian diolah melalui algoritma kesehatan milik Oppo untuk menentukan zona pembakaran lemak yang spesifik bagi setiap pengguna. Semakin lama jam tangan dikenakan, semakin akurat penyesuaian dan penyempurnaan angka tersebut berdasarkan aktivitas nyata pengguna.
Li Sheng, yang memimpin bisnis produk kesehatan Oppo, menyatakan bahwa tujuan FatMax adalah membuat pembakaran lemak menjadi sesuatu yang dapat dilacak secara nyata, bukan sekadar target abstrak. Saat berolahraga, pengguna dapat melihat pembaruan jumlah gram lemak yang terbakar secara real-time. Oppo mendemonstrasikan fitur ini dalam sebuah acara di Shenzhen yang disebut “Burning Party”, di mana peserta mencoba fitur tersebut saat berlari.
FatMax dijadwalkan meluncur bersamaan dengan Oppo Watch S2 pada bulan September. Fitur ini menyusul pembaruan lain yang berfokus pada kesehatan dari Oppo, termasuk pelacakan tekanan darah dan EKG pada Oppo Watch X3, serta alat pembinaan berbasis AI pada Oppo Watch S.
Selain FatMax, Oppo juga mengumumkan fitur “Smart Track” yang dikembangkan bersama Beijing Sport University. Fitur ini secara otomatis merekam kecepatan dan waktu lari pengguna, serta memberikan panduan berdasarkan data tersebut setelah sesi latihan selesai.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.