Jurnal Indonesia — JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi bahwa penataan kabel utilitas yang semrawut di sepanjang Jalan Gatot Subroto hingga Cawang akan segera dilaksanakan pada pekan ini. Ia menyatakan akan memantau langsung proses perapian kabel tersebut di lapangan.
Rencana penataan kabel di koridor Gatot Subroto-Cawang ini sebenarnya telah diagendakan sebelumnya. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda karena adanya abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu jadwal operasional.
“Untuk SJUT (Sarana Jaringan Utilitas Terpadu) sebenarnya kemarin saya sudah diagendakan hari Senin kemarin untuk di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang yang memang sekarang ini segera kita lakukan perapiannya,” ujar Pramono.
Ia menambahkan bahwa penataan ini merupakan keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang siap untuk direalisasikan. “Hanya memang karena ada debu atau abu vulkanik sehingga dipending, tapi dalam minggu ini saya akan melihat ke lapangan karena memang ini sudah menjadi hal yang diputuskan oleh pemerintah DKI Jakarta,” jelasnya.
Sebelumnya, Pramono telah memaparkan rencana penataan kabel semrawut di berbagai ruas jalan ibu kota melalui pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). “Untuk kabel listrik sebenarnya saya sudah diagendakan untuk memulai yang di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang dan sebagainya,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada hari Senin (7/9).
Pramono menyebutkan bahwa penataan ini akan dimulai setelah dasar hukum pelaksanaan SJUT, yaitu peraturan daerah (perda), tersedia. “Jadi akan dilakukan sejak adanya perda, sejak adanya payung hukum, maka istilahnya apa, SJUT (Sarana Jaringan Utilitas Terpadu),” tuturnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.