— Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tiga tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penangkapan turut mengamankan dua senjata api rakitan serta barang bukti lain dari para pelaku.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan penangkapan bermula saat petugas patroli mencurigai salah seorang pelaku di kawasan Pondok Indah. Petugas kemudian membuntuti kawanan itu hingga penangkapan dilakukan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Sabtu (27/6).

Identitas Pelaku dan Proses Penangkapan

Ketiga tersangka yang ditangkap berinisial MS (30), RMM (27), dan F (38). Mereka diketahui merupakan residivis kasus curanmor dan diduga telah melakukan aksi di sejumlah wilayah DKI Jakarta.

“Penangkapan bermula saat petugas patroli mencurigai salah seorang pelaku di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan,” ujar Joko. Ia menyatakan ketiganya kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Barang Bukti yang Disita

Petugas menyita dua senjata api rakitan, 10 butir peluru kaliber 9 mm, tiga kunci letter T, empat anak kunci palsu, serta satu unit sepeda motor matik Honda Beat dari tangan para pelaku.

Joko menjelaskan senjata api tersebut diduga digunakan para pelaku ketika mendapat perlawanan dari korban. “Dari hasil pemeriksaan, itu digunakan untuk jaga-jaga apabila perbuatannya dihalangi, tentunya mereka akan menggunakan itu untuk melindungi dirinya,” katanya.

Motor Curian dan Pengembangan Kasus

Selain barang bukti di lokasi penangkapan, polisi juga menemukan 10 unit sepeda motor yang diduga hasil curian. Kendaraan tersebut ditemukan di Provinsi Banten, yang disebut sebagai tempat pelaku menjual motor curiannya.

“Didapat informasi bahwa pelaku telah melakukan aksi pencurian kendaraan motor sudah beberapa kali. Dan setiap melakukan pencurian, sepeda motor tersebut dibuang atau dijual di daerah Banten,” ujar Joko.

Ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi menyatakan masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain.