Jurnal Indonesia — Real Madrid berhasil meraih kemenangan 4-1 atas Rayo Vallecano dalam lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (13/9/2026). Tiga dari empat gol kemenangan Los Blancos tercipta di babak pertama pertandingan.
Gol-gol Real Madrid dicetak oleh Kylian Mbappe yang berhasil mengkonversi penalti pada menit ke-13, diikuti oleh Alvaro Carreras pada menit ke-17, dan Jude Bellingham di menit ke-35. Rayo Vallecano sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Sergio Camello pada menit ke-51. Kylian Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang akhir laga, memastikan kemenangan Madrid.
Hasil ini menempatkan Real Madrid di peringkat kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 12 poin, setara dengan Barcelona yang memimpin klasemen. Barcelona dijadwalkan baru akan bertanding pada malam harinya.
Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid menunjukkan dominasi yang kuat. Kemenangan bisa saja lebih besar andai kiper Rayo Vallecano, Emil Audero, yang menjalani debutnya, tidak tampil gemilang. Audero tercatat melakukan tujuh penyelamatan krusial di bawah mistar gawang tim tamu.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan bahwa jalannya pertandingan sesuai dengan prediksinya. Ia memang menginstruksikan timnya untuk bermain agresif sejak awal babak pertama.
Mourinho sudah memperkirakan bahwa performa timnya akan menurun di babak kedua karena kelelahan akibat jadwal pertandingan yang padat. Pekan sebelumnya, Real Madrid baru saja melakoni laga Liga Champions dengan kemenangan 2-1 atas Inter Milan, hanya memiliki jeda empat hari sebelum menghadapi Rayo Vallecano.
“Pertandingan itu praktis hanya berjalan selama 45 menit. Begitulah akhirnya, dan tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Saya tahu tim tidak memiliki kekuatan fisik maupun mental untuk menjalani babak kedua seperti babak pertama,” ujar Mourinho, mengutip dari situs resmi klub.
Ia menambahkan, “Kami juga kesulitan melakukan tekanan, dan Rayo-yang sama sekali tidak mengancam di babak pertama-justru lebih banyak melepaskan tembakan ke gawang. Saya sudah menduga pertandingan akan berjalan seperti ini, mengingat apa yang terjadi di Liga Champions. Tujuannya adalah memulai dengan kuat dan segera menuntaskan pertandingan, dan kami berhasil melakukannya.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.