— JAKARTA – Manajer Liverpool, Andoni Iraola, akan menghadapi reuni emosional saat timnya bertandang ke markas mantan klubnya, Bournemouth, di Vitality Stadium dalam lanjutan Premier League, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Ini akan menjadi kali pertama Iraola kembali ke kandang The Cherries sejak ia meninggalkan posisi pelatih di sana.

Iraola, yang merupakan pelatih asal Spanyol, pernah menukangi Bournemouth dari tahun 2023 hingga 2026. Di bawah kepelatihannya, Bournemouth berhasil mencatatkan sejarah dengan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, berkat pencapaian finis di posisi keenam klasemen Premier League musim lalu.

Meski Liverpool belum terkalahkan di bawah asuhan Iraola sejauh ini, performa mereka di Premier League masih tergolong imbang. Dari empat pertandingan yang telah dilakoni, The Reds baru meraih satu kemenangan, sementara tiga pertandingan lainnya berakhir dengan skor seri.

Menghadapi Bournemouth kali ini diakui Iraola akan terasa sangat berbeda. Ia memahami betul kekuatan dan kelemahan tim yang pernah dibimbingnya, namun ia juga sadar bahwa para pemain Bournemouth, yang notabene mantan anak didiknya, juga telah menguasai taktik yang biasa ia terapkan.

“Dari sisi pribadi, saya sangat menantikan pertemuan dengan mereka, memeluk mereka. Mereka pemain yang saya cintai, staf yang bekerja bersama sama dan sangat saya hargai,” ujar Iraola seperti dilansir ESPN.

Ia menambahkan, “Saya ikut senang ketika mereka memainkan pertandingan pertamanya di Eropa. Saya doakan yang terbaik, tapi ada bagian lain — dan itu yang paling penting — bahwa kami harus ke sana untuk menang dan sekejam mungkin, dan meninggalkan semua obrolan untuk setelah pertandingan.”

Iraola memprediksi pertandingan akan berjalan rumit. “Sudah jelas mereka tahu dengan sangat baik apa yang akan coba kami lakukan. Tapi saya juga tahu kekuatan dan kelemahan mereka. Jadi Anda tidak pernah tahu siapa yang akan paling diuntungkan dalam hal itu, tapi ini akan berbeda,” katanya.