— Tottenham Hotspur menghadapi awal musim yang sulit di Liga Inggris 2023/2024, gagal mencetak gol dalam empat pertandingan pertama. Hasil imbang 0-0 melawan Everton pada Sabtu (12/9) malam WIB menjadi lanjutan tren negatif setelah sebelumnya mereka takluk 0-3 dari Brentford dan 0-2 dari Newcastle, serta ditahan imbang 0-0 oleh Nottingham.

Situasi ini menempatkan Tottenham Hotspur di papan bawah klasemen sementara, tepatnya di peringkat ke-17. Padahal, klub telah melakukan pembenahan di lini serang dengan mendatangkan Marmoush dan Savio dari Manchester City, serta meminjam Mudryk dari Chelsea.

Menanggapi performa timnya, Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, memberikan pembelaan kepada para pemainnya. Ia menekankan bahwa para pemainnya adalah manusia yang memiliki emosi dan rentan terhadap tekanan.

“Para pemain adalah manusia, mereka memiliki emosi. Tugas saya adalah membantu mereka dan tetap fokus pada perbaikan yang harus kami lakukan,” tegas De Zerbi seperti dilansir dari BBC.

De Zerbi menyoroti bahwa meskipun timnya mampu menembus area pertahanan lawan sebanyak 74 kali saat melawan Everton, mereka kesulitan menciptakan peluang yang sepadan dengan kualitas permainan yang ditampilkan.

Ia meyakini bahwa kebangkitan Tottenham Hotspur hanya tinggal menunggu waktu. De Zerbi mengakui bahwa performa tim belum mencapai 100 persen akibat masalah cedera dan minimnya waktu istirahat pasca-Piala Dunia.

“Situasinya memang seperti ini setelah Piala Dunia. Kami mengalami beberapa masalah cedera saat di Australia, sehingga para pemain tidak bisa berlatih secara maksimal,” ungkapnya.

“Saya melihat kepercayaan diri banyak pemain sedikit menurun. Mereka harus memahami bahwa kami berada di jalur yang tepat,” tutupnya, berharap para pemainnya dapat segera menemukan kembali performa terbaik mereka.