Jurnal Indonesia — JAKARTA – Performa lini serang Tottenham Hotspur di awal musim Liga Inggris musim ini menuai sorotan. Tim berjuluk The Lilywhites ini tercatat belum mampu mencetak satu pun gol dari empat pertandingan yang telah dilakoni.
Secara rinci, Tottenham Hotspur menelan kekalahan telak 0-3 dari Brentford, takluk 0-2 dari Newcastle United, serta meraih dua hasil imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest dan Everton. Kedatangan dua penyerang baru yang diharapkan menjadi juru gedor, Savio dan Omar Marmoush, tampaknya belum memberikan dampak signifikan.
Menanggapi minimnya gol timnya, Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengakui bahwa timnya masih perlu meningkatkan kemampuan dalam menciptakan peluang. “Gaya permainan saya adalah mencetak gol dan menyerang, dan saya tidak ingin mengubahnya. Namun, terkadang Anda harus menciptakan lebih banyak peluang, atau setidaknya lebih banyak potensi peluang,” ujar De Zerbi, mengutip dari Daily Mail.
De Zerbi juga memberikan pandangannya mengenai performa Savio dan Omar Marmoush. Ia menilai kedua pemain tersebut memiliki kualitas, namun masih membutuhkan adaptasi. “Savio dan Omar Marmoush tidak banyak bermain di Manchester City karena mereka bukan pemain kunci di sana. Situasinya berbeda di sini, mereka memikul tanggung jawab lebih besar. Mereka harus beradaptasi dan memahami perubahan situasi ini, namun secara kualitas, kedua pemain tersebut sangat bagus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Roberto De Zerbi menyebut bahwa lini serang Tottenham Hotspur belum dalam kekuatan penuh akibat sejumlah pemain yang baru pulih dari cedera. Ia mengindikasikan bahwa beberapa pemain kunci belum mencapai kondisi optimal pasca-cedera.
“Mathys Tel, Conor Gallagher, dan James Maddison belum dalam kondisi terbaik, begitu pula Mohammed Kudus,” katanya. “Solanke adalah pemain yang bagus. Saya yakin jika dia meningkatkan kondisi fisiknya dan tetap berpikir positif, dia mampu mencetak banyak gol bersama kami,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.