— JAKARTA – Saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Rabu (9/9/2026), ditutup naik 0,88% ke level Rp 8.600. Tren positif ini juga diiringi oleh aksi borong investor asing yang mencatat net buy sebesar Rp 6,12 miliar.

Perdagangan saham AALI pada hari tersebut melibatkan 1,61 juta saham yang ditransaksikan sebanyak 2.373 kali, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 13,79 miliar. Penguatan ini melanjutkan tren positif saham emiten sawit ini, setelah sebelumnya pada Selasa (8/9/2026) juga ditutup di zona hijau dengan kenaikan 1,79% dan net buy investor asing Rp 2,01 miliar.

Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, saham Astra Agro Lestari tercatat telah melonjak signifikan sebesar 45,76%. Namun demikian, rasio price to book value (PBV) AALI masih berada di angka 0,69 kali. Rasio PBV digunakan untuk membandingkan harga saham di pasar dengan nilai buku per saham yang dimiliki perusahaan.

Selain itu, rasio price earning ratio (PER) AALI tercatat sebesar 7,53 kali (annualized). Rasio ini merupakan perbandingan antara harga saham di pasar dengan laba per saham yang telah disetahunkan. Nilai kapitalisasi pasar atau market cap dari entitas yang merupakan bagian dari PT Astra International Tbk (ASII) ini mencapai Rp 16,55 triliun.

Performa keuangan Astra Agro Lestari sepanjang semester I-2026 menunjukkan pendapatan bersih atau omzet sebesar Rp 15,25 triliun. Perusahaan juga berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 1,09 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana omzet tercatat Rp 14,44 triliun dengan laba bersih Rp 702,12 miliar.