— Samsung secara resmi mendirikan divisi baru bernama Robotics eXperience (RX), yang dipimpin langsung oleh CEO TM Roh. Pembentukan divisi ini menandai konsolidasi seluruh upaya riset dan pengembangan robotika yang sebelumnya tersebar di berbagai unit Samsung.

Untuk memperkuat strategi divisi baru ini, Samsung menunjuk Lee Dong-geon sebagai kepala strategi. Lee sendiri memiliki rekam jejak yang kuat di bidang robotika, termasuk memimpin tim strategi robotika di Hyundai dan terlibat dalam Boston Dynamics sebelum bergabung dengan Samsung pada Mei lalu. Divisi RX akan berpusat di fasilitas riset dan pengembangan Samsung di Seoul, namun rencananya akan diperluas dengan pusat pengembangan di Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok untuk memanfaatkan talenta lokal.

Fokus awal Samsung adalah pada pengembangan robot untuk keperluan industri. Perusahaan berambisi mengimplementasikan robot canggih untuk otomatisasi di seluruh fasilitas manufakturnya. Tahap uji coba ini diharapkan dapat membuka jalan bagi Samsung untuk menawarkan teknologi otomatisasi tersebut kepada perusahaan lain.

Samsung menargetkan seluruh fasilitas manufakturnya akan bertransformasi menjadi ‘pabrik otonom AI’ pada tahun 2030, jika rencana tersebut berjalan sesuai koridor. Selain itu, Samsung juga menunjukkan ketertarikan mendalam pada pengembangan robot humanoid, yang memiliki kemiripan fisik dengan manusia. Laporan dari Korea JoongAng Daily mengindikasikan bahwa Samsung berencana memulai produksi robot humanoid pada tahun ini.

Divisi RX juga diperkuat dengan kehadiran Kim Eui-gyeom, seorang profesor dari Ajou University yang memiliki spesialisasi dalam tangan dan manipulasi robotika. Samsung diketahui telah memiliki Robotic Hand Labs yang sedang mengembangkan teknologi tangan robot canggih yang masih dijaga kerahasiaannya.

Selain pengembangan internal, Samsung juga berencana untuk mendanai startup robotika serta memperkuat posisinya melalui strategi merger dan akuisisi. Langkah ini sudah mulai terlihat sejak tahun 2024, ketika Samsung mengakuisisi saham mayoritas di startup Rainbow Robotics. Pembentukan divisi RX ini menegaskan keseriusan Samsung dalam menggarap pasar AI fisik, sebuah tren yang mulai dilirik oleh banyak perusahaan teknologi besar lainnya.