Jurnal Indonesia — Xiaomi kembali meramaikan pasar peralatan rumah tangga dengan meluncurkan mesin pembuat es portabel terbarunya di bawah merek Mijia. Perangkat ini kini tersedia melalui program crowdfunding di platform Xiaomi Youpin dengan harga 359 yuan atau sekitar Rp 800 ribuan. Penjualan reguler dijadwalkan mulai 17 Agustus mendatang.
Mesin es Mijia dirancang dengan mempertimbangkan efisiensi ruang. Dengan dimensi 290 x 260 x 210 mm dan bobot 6,1 kg, ukurannya tidak lebih besar dari selembar kertas A4. Desain ringkas ini menjadikannya praktis untuk diletakkan di meja dapur standar, ruang istirahat kantor, atau area bar kecil. Mesin ini beroperasi dengan daya terukur 110W, yang memungkinkan pengoperasian menggunakan inverter mobil standar untuk penggunaan di luar ruangan.
Untuk produksi es, mesin ini mampu menghasilkan delapan buah es per siklus dan menawarkan dua mode pilihan: Quick Ice (Es Cepat) dan Standard Ice (Es Standar). Mode Quick Ice dapat menghasilkan satu sesi es dalam waktu sekitar enam hingga delapan menit. Sementara itu, mode Standard Ice membutuhkan waktu lebih lama namun menghasilkan es yang lebih besar dan jernih.
Xiaomi mengklaim bahwa mesin ini menggunakan proses pembekuan khusus yang mengurangi gelembung udara dan impuritas. Es yang lebih padat ini diklaim membutuhkan waktu sekitar tujuh menit untuk mencair sepenuhnya dalam 300ml air, menjadikannya ideal untuk minuman seperti kopi cold brew, koktail, atau whiskey yang membutuhkan pengenceran lebih lambat.
Perangkat ini dilengkapi dengan tangki air berkapasitas 1 liter dan keranjang es yang dapat dilepas berkapasitas 0,75 liter. Keranjang es tersebut mampu menampung antara 64 hingga 80 buah es dalam satu waktu. Jika beroperasi terus-menerus selama 24 jam, mesin ini dapat memproduksi hingga 13 kg es. Untuk sistem pendinginan, mesin ini menggunakan refrigeran R600a dan direkomendasikan untuk diisi dengan air minum murni atau terfilter.
Xiaomi juga menyertakan fitur perawatan dan kenyamanan standar. Terdapat lampu UV internal untuk sterilisasi dan mode pembersihan mandiri. Dengan menekan dan menahan tombol Ice Making dan Reservation selama tiga detik, siklus pembersihan selama lima menit akan aktif. Air sisa pembersihan dapat dikuras melalui lubang di samping mesin.
Panel kontrol mesin ini menggunakan indikator LED sederhana untuk menampilkan level air, status UV, dan mode es yang sedang berjalan. Fitur penjadwalan juga tersedia, memungkinkan pengguna menunda produksi es selama tiga, lima, atau delapan jam, sehingga es siap pada waktu yang ditentukan. Mesin ini juga memiliki jendela transparan di bagian atas tutup untuk memantau level es tanpa perlu membuka mesin, serta kompartemen khusus untuk menyimpan sekop es yang disertakan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.