— XL Axiata meraih predikat bergengsi sebagai Jaringan Seluler Terbaik di Indonesia untuk tahun 2026, berdasarkan hasil Ookla Speedtest Awards H1 2026. Perusahaan telekomunikasi ini tidak hanya unggul dalam kategori umum, tetapi juga memborong tiga penghargaan lain yang secara spesifik mengapresiasi performa jaringan 5G.

Selain penghargaan utama Best Mobile Network in Indonesia 2026, XL Axiata juga dinobatkan sebagai Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026. Prestasi ini menggarisbawahi komitmen XL Axiata dalam menghadirkan kualitas jaringan yang superior bagi pelanggan.

Penilaian yang dilakukan oleh Ookla tidak hanya berfokus pada kecepatan unduh semata. Pengukuran didasarkan pada data pengujian yang dilakukan oleh pengguna melalui aplikasi Speedtest, mencakup berbagai parameter krusial. Parameter tersebut meliputi kecepatan unduh, unggah, latensi, kualitas pengalaman menonton video, hingga kecepatan saat menjelajah web. Dengan demikian, penghargaan Best Mobile Network memberikan gambaran yang lebih holistik mengenai kualitas jaringan operator.

XL Axiata Raih Empat Penghargaan Utama dari Ookla

Berdasarkan pengukuran yang dilakukan pada paruh pertama tahun 2026, XL Axiata berhasil mengamankan empat kategori penghargaan penting dari Ookla. Untuk kategori Best 5G Network, perusahaan mencatatkan Speedtest Connectivity Score sebesar 72,12. Sementara itu, pada kategori Best Mobile Network, skor konektivitas yang diraih mencapai 71,74.

XL Axiata juga mencatatkan 5G Speed Score sebesar 51,29, yang menjadikannya sebagai operator tercepat dalam kategori Fastest 5G in Indonesia. Lebih lanjut, untuk pengalaman menonton video menggunakan jaringan 5G, XL Axiata memperoleh Video Score sebesar 91,6, yang mengantarkannya meraih penghargaan Best 5G Video Experience.

Keempat kategori penghargaan ini mencerminkan berbagai aspek performa jaringan yang berbeda. Beberapa di antaranya sangat fokus pada aspek kecepatan, sementara yang lain mencoba menilai kualitas konektivitas secara menyeluruh. Hal ini menunjukkan bahwa penilaian kualitas jaringan seluler kini semakin komprehensif.

Metode Penilaian Ookla yang Komprehensif

Salah satu aspek terpenting dari hasil Ookla Speedtest Awards adalah metode penilaiannya yang cermat. Untuk menentukan jaringan 5G tercepat, Ookla menggunakan metrik Speed Score yang mengombinasikan 70 persen penilaian dari performa unduh, 20 persen dari performa unggah, dan 10 persen dari latensi muat (loading latency).

Sementara itu, kategori Best Mobile Network dan Best 5G Network menggunakan pendekatan yang lebih luas melalui Speedtest Connectivity Score. Skor ini terdiri dari 50 persen Speed Score, 25 persen Video Score, dan 25 persen Web Browsing Score. Pendekatan ini menegaskan bahwa operator tidak cukup hanya menawarkan kecepatan unduh yang tinggi, tetapi konsistensi jaringan dalam aktivitas sehari-hari seperti browsing dan konsumsi konten video juga sangat memengaruhi hasil akhir.

Penilaian kategori Video Score sendiri melibatkan tiga parameter dengan bobot yang sama, yaitu 33,33 persen untuk video start time, 33,33 persen untuk uninterrupted playback (kemampuan memutar video tanpa gangguan), dan 33,33 persen untuk kemampuan menampilkan resolusi Full HD. Kombinasi parameter ini memungkinkan pengalaman streaming dinilai tidak hanya dari kecepatan koneksi, tetapi juga seberapa cepat video mulai diputar dan kemampuannya mempertahankan kualitas tayangan tanpa jeda.

Validasi Kualitas dan Dorongan Inovasi

Direktur & Chief Commercial Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, menyatakan bahwa predikat Best Mobile Network merupakan validasi independen yang sangat berarti terhadap kualitas jaringan yang dinikmati oleh pelanggan XL Axiata. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini sekaligus menjadi dorongan kuat bagi XL Axiata untuk terus berinovasi, memperluas cakupan jaringan, dan meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan XL Ultra 5G+.

CEO Ookla, Stephen Bye, turut mengapresiasi keberhasilan XL Axiata dalam meraih empat kategori penghargaan pada semester pertama 2026. Menurutnya, hasil ini mencerminkan performa perusahaan yang solid dalam menghadirkan kualitas jaringan yang unggul. Stephen Bye menekankan bahwa hasil ini berasal dari pengujian langsung oleh pengguna melalui aplikasi Speedtest di Indonesia, yang mencerminkan pengalaman nyata di lapangan.

Pendekatan berbasis penggunaan nyata ini sangat penting karena pengalaman jaringan seluler pada akhirnya ditentukan oleh bagaimana layanan tersebut dirasakan oleh pengguna dalam berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, melakukan panggilan video, bermain game, streaming, hingga mengakses berbagai layanan digital.

XL Ultra 5G+ Tingkatkan Pengalaman Konektivitas

Pencapaian XL Axiata pada Ookla Speedtest Awards sejalan dengan perluasan layanan XL Ultra 5G+. Layanan ini menjadi salah satu fokus utama pengembangan jaringan XL Axiata, menawarkan kecepatan unduh hingga 500 Mbps dengan dukungan latensi rendah. XL Ultra 5G+ juga dilengkapi dengan teknologi Network Slicing dan fitur Auto 5G untuk meningkatkan pengalaman pengguna pada jaringan generasi terbaru.

Teknologi Network Slicing memungkinkan pembagian jaringan 5G menjadi beberapa jaringan virtual yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik layanan atau penggunaan tertentu. Selain pengembangan teknologi jaringan, XL Axiata juga memperkaya layanannya dengan berbagai benefit tambahan, termasuk Double 5G Quota, gratis roaming di sembilan negara, akses Google Gemini selama enam bulan, serta akses ke Entertainment Hub.

Strategi ini menunjukkan pergeseran kompetisi di era 5G, yang kini tidak hanya berfokus pada kecepatan jaringan semata, tetapi juga pada pembangunan ekosistem layanan yang komprehensif. Operator berlomba menciptakan lingkungan digital yang mendukung produktivitas, hiburan, gaming, pembuatan konten, hingga akses layanan berbasis AI bagi pelanggan.

Perluasan Jangkauan Menjadi Tantangan Berikutnya

Setelah peningkatan performa jaringan, tantangan berikutnya bagi XL Axiata adalah memperluas jangkauan layanannya. Saat ini, jaringan XL Ultra 5G+ dikabarkan telah tersedia di lebih dari 50 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. XL Axiata menargetkan cakupan ini dapat menjangkau 88 kota dan kabupaten pada akhir tahun 2026.

Secara keseluruhan, infrastruktur jaringan XL Axiata didukung oleh lebih dari 253 ribu Base Transceiver Station (BTS) yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia. Penambahan cakupan jaringan menjadi faktor krusial, karena kualitas 5G yang tinggi hanya akan memberikan dampak yang lebih luas apabila dapat dinikmati oleh semakin banyak pelanggan di berbagai wilayah.

Empat penghargaan yang diraih XL Axiata menegaskan pergeseran parameter kompetisi di industri operator seluler. Kecepatan unduh tetap menjadi indikator penting, namun bukan satu-satunya ukuran kualitas jaringan. Pengalaman streaming tanpa buffering, responsivitas jaringan, kecepatan membuka halaman web, stabilitas koneksi, hingga kemampuan mempertahankan performa dalam penggunaan sehari-hari kini menjadi bagian integral dari penilaian.

Dalam konteks ini, predikat Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience yang diperoleh XL Axiata pada Ookla Speedtest Awards H1 2026 memberikan gambaran komprehensif mengenai performa jaringan perusahaan sepanjang semester pertama tahun ini. Tantangan terbesar bagi XL Axiata ke depan adalah mempertahankan kualitas superior tersebut sembari terus memperluas jangkauan XL Ultra 5G+ menuju target 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Dengan semakin meluasnya implementasi 5G di Indonesia, kompetisi antaroperator diprediksi akan semakin bergeser dari sekadar kecepatan jaringan menjadi penyediaan pengalaman konektivitas yang paling konsisten dan memuaskan dalam penggunaan nyata.