Jurnal Indonesia — JAKARTA – Kebakaran yang terjadi di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta dilaporkan telah berhasil dipadamkan pada Jumat malam. Sejumlah warga di sekitar lokasi menyatakan hanya melihat asap di area lobi gedung, tanpa mengetahui secara pasti sumber api.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (21/8/2026) pukul 21.55 WIB, tidak terlihat lagi aktivitas pemadam kebakaran maupun petugas gedung. Gedung pencakar langit tersebut tampak gelap di bagian atas, namun bekas area yang terbakar beberapa pekan lalu masih terlihat jelas.
Seorang warga bernama Keti (65) menuturkan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. “Ramai warga tadi pada lihat dari seberang. Kayaknya jam 5 (sore) kebakarannya. Nggak lihat apinya, asap aja di lobi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Keti menambahkan bahwa petugas pemadam kebakaran telah berada di lokasi sejak asap mulai mengepul di lobi dan baru meninggalkan area sekitar pukul 21.00 WIB. “Cepat, kok, damkarnya datang sore itu,” katanya.
Senada dengan Keti, Wiwin (47), seorang penjual kopi di dekat lokasi, hanya melihat asap dan tidak mengetahui asal mula api. “Saya kalau apinya nggak lihat, cuma asap. Karena nggak gede, ya udah saya biasa aja nongkrong di sini (dekat gerbang Bapenda). Beda sama dua minggu kemarin, wah panik saya kalau itu, kan sampingnya pom bensin ya,” ungkapnya.
Wiwin memperkirakan ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi, di mana dua unit diparkir dekat lobi dan tiga unit mobil kecil berada di luar area.
Sebelumnya, Gedung Bapenda DKI Jakarta kembali dilanda kebakaran yang membuat petugas pemadam kebakaran berupaya keras memadamkan api. Menurut petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, objek yang terbakar adalah ruang arsip di lantai 11 gedung tersebut.
Laporan kebakaran diterima pada pukul 17.10 WIB, dan operasi pemadaman dimulai pada pukul 17.20 WIB. Sekitar lima menit kemudian, petugas berhasil melokalisasi api untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. “Saat ini petugas masih berupaya memadamkan dan mengurai material yang terbakar,” kata petugas saat itu.
Proses pemadaman memasuki fase pendinginan pada pukul 17.30 WIB, dengan mengerahkan 8 unit mobil pemadam kebakaran dan 30 personel. Petugas melaporkan adanya hambatan karena pompa gedung tidak berfungsi, yang memperlambat proses pemadaman.
Petugas Call Center Jakarta Siaga 112, Candra, membenarkan peristiwa tersebut, menyatakan bahwa waktu lokalisir api adalah pukul 17.25 WIB dan waktu pendinginan dimulai pukul 17.30 WIB.
Peristiwa ini terjadi berselang dua pekan dari kebakaran sebelumnya yang melanda gedung yang sama pada Jumat (7/8), yang saat itu menjalar dari lantai 11 hingga 16.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.