Jurnal Indonesia — Investor asing tercatat melakukan transaksi beli bersih (net buy) senilai Rp 83,3 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 8 September 2026. Transaksi ini didominasi oleh akumulasi pada dua saham unggulan.
Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan pembelian bersih pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 112,5 miliar. Pembelian ini dilakukan dengan volume sebanyak 16,8 juta saham, dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I.
Aksi beli bersih ini terjadi saat harga saham BBCA mengalami penguatan di pasar reguler. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA tercatat menguat 1,13% ke level Rp 6.700. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA telah menguat 5,1%, meskipun secara year-to-date (ytd) saham ini masih terkoreksi 17%.
Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) menunjukkan bahwa total saham BBCA yang ditransaksikan mencapai 44,9 juta saham dengan frekuensi 9.053 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 300,2 miliar.
Selain BBCA, asing juga menunjukkan minat pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Tercatat, investor asing melakukan net buy saham AMMN senilai Rp 109,3 miliar, dengan volume 24 juta saham berdasarkan harga rata-rata sesi I.
Penguatan harga saham AMMN juga menyertai aksi beli asing di pasar reguler. Hingga berita ini ditayangkan, saham AMMN menguat 4,3% ke level Rp 4.600. Kinerja saham AMMN dalam sebulan terakhir tercatat naik 4,5%, namun masih mengalami penurunan 28,4% secara year-to-date (ytd).
Total saham AMMN yang ditransaksikan mencapai 74,02 juta saham, dengan frekuensi 17,45 ribu kali, dan membukukan nilai transaksi sebesar Rp 336,8 miliar.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.