— Investor asing melakukan aksi beli bersih atau net buy pada sejumlah saham unggulan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 66,7 poin atau 1% ke level 6.686,4 pada penutupan perdagangan Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi primadona dengan total pembelian mencapai Rp 269,6 miliar. Posisi kedua ditempati saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang mencatat net buy Rp 166 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan net buy Rp 118,9 miliar.

Secara rinci, terdapat 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan hari itu:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 269,6 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 166 miliar
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 118,9 miliar
  • PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG): Rp 51,7 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 44,7 miliar
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rp 32,9 miliar
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 31,4 miliar
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET): Rp 27,5 miliar
  • PT Indika Energy Tbk (INDY): Rp 27 miliar
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rp 25,2 miliar

Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih di seluruh pasar pada Selasa (8/9/2026) mencapai Rp 398,12 miliar. Rinciannya, net buy di pasar reguler tercatat sebesar Rp 379,3 miliar, sementara net buy di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 18,7 miliar.

Penguatan IHSG terjadi di tengah aktivitas beli asing tersebut. IHSG ditutup menguat 66,7 poin atau 1% ke level 6.686,4. Sebanyak 380 saham terpantau menguat, 260 saham melemah, dan 323 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari itu mencapai Rp 15 triliun.