— JAKARTA – Investor asing melakukan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 428,9 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 11 September 2026. Namun, di tengah tren jual bersih tersebut, asing terpantau melakukan aksi beli di saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Berdasarkan data BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) saham BBRI senilai Rp 142,4 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume pembelian mencapai 43,5 juta saham.

Aktivitas pembelian ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BBRI mengalami pelemahan. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBRI tercatat melemah 1,5% ke level Rp 3.270. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI berhasil menguat 5,8%, namun secara year to date (ytd), saham bank pelat merah ini masih terkoreksi 10,6%.

Data dari IDX menunjukkan bahwa sebanyak 133,6 juta saham BBRI telah ditransaksikan dengan frekuensi mencapai 23,6 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi total Rp 437 miliar pada sesi I.

Pergerakan asing pada Jumat ini berbanding terbalik dengan perdagangan sehari sebelumnya, Kamis (10/9/2026), di mana saham BBRI banyak dijual oleh investor asing dengan total net sell mencapai Rp 218,8 miliar.

Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Jumat (11/9/2026), target terdekat saham BBRI diproyeksikan berada di kisaran harga Rp 3.397 hingga Rp 3.473. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support untuk saham BBRI berada di level Rp 3.233-Rp 3.277.