— JAKARTA – Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 428,9 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (11/9/2026). Aksi jual signifikan ini banyak menyasar saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing melakukan net sell saham BBCA senilai Rp 311,7 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume saham yang dilepas mencapai 49,3 juta unit.

Aksi jual di pasar reguler ini terjadi bersamaan dengan pelemahan harga saham BBCA. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA mengalami koreksi 1,95% ke level Rp 6.300 per lembar. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA telah turun 1,18%, dan secara year-to-date (ytd), BBCA anjlok 21,9%.

Data dari IDX menunjukkan, total saham BBCA yang ditransaksikan mencapai 96,01 juta unit dengan frekuensi sebanyak 25,9 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan tercatat sebesar Rp 606,2 miliar.

Aktivitas jual bersih oleh investor asing ini melanjutkan tren dari perdagangan sebelumnya, Kamis (10/9/2026), di mana saham BBCA juga banyak dilepas asing dengan net sell mencapai Rp 549,7 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Jumat (11/9/2026) menargetkan harga terdekat saham BBCA berada di rentang Rp 6.542 hingga Rp 6.658. Secara teknikal, perusahaan sekuritas tersebut menyatakan harga saham BBCA memiliki area support di level Rp 6.308-Rp 6.367.