Jurnal Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 424 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 7 September 2026. Aksi ini menyasar sejumlah saham unggulan, termasuk PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing melepas saham TPIA senilai Rp 81,6 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata sesi I. Total volume penjualan mencapai 41 juta saham. Pelemahan harga saham TPIA mengiringi aksi jual ini, dengan penurunan 0,5% ke level Rp 1.985 hingga berita ini ditayangkan. Dalam sebulan terakhir, saham TPIA telah melemah 6,8%, dan secara year to date (ytd) anjlok 71,6%.
Data dari IDX menunjukkan, saham TPIA telah ditransaksikan sebanyak 83,1 juta saham dengan frekuensi 13,5 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 165,4 miliar. Perdagangan saham TPIA menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi di tengah tren pelemahan.
Hal serupa terjadi pada saham BBCA, di mana investor asing juga mencatatkan net sell senilai Rp 73,1 miliar berdasarkan harga rata-rata sesi I. Volume saham yang dilepas mencapai 10,9 miliar saham. Aksi jual ini terjadi bersamaan dengan pelemahan harga saham BBCA sebesar 1,49% ke level Rp 6.600. Meskipun demikian, dalam sebulan terakhir, BBCA mencatat kenaikan 3,9%, namun secara year to date (ytd) masih terkoreksi 18,2%.
Data IDX juga mencatat total transaksi saham BBCA pada sesi I mencapai 35,8 juta saham dengan frekuensi 12,7 ribu kali, membukukan nilai transaksi sebesar Rp 238,6 miliar. Aksi jual asing pada kedua saham ini menjadi sorotan di tengah pergerakan bursa pada hari tersebut.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.