Jurnal Indonesia — JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah suspensi atau menghentikan sementara perdagangan dua saham emiten, efektif mulai sesi I perdagangan Rabu, 9 September 2026. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang pendinginan (cooling down) bagi investor.
Dua saham yang disuspensi adalah PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) dan PT Pakuan Tbk (UANG). Keputusan ini diambil BEI menyusul adanya kenaikan harga saham yang bergerak secara kumulatif dan tidak wajar.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit, saham UANG tercatat mengalami lonjakan harga mencapai 75% dalam satu bulan terakhir, meskipun secara year to date (ytd) mengalami penurunan 3,5%. Sementara itu, saham MGLV menunjukkan kenaikan impresif sebesar 76,2% dalam sebulan dan melesat 575% secara ytd.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa kebijakan suspensi ini bertujuan untuk melindungi investor. “Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (9/9/2026).
Ia menambahkan bahwa pihak-pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten terkait. Hal ini penting guna memastikan pengambilan keputusan investasi yang lebih terinformasi.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.