Jurnal Indonesia — Timnas Belanda gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 setelah ditahan Jepang 2-2 di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Oranje dua kali memimpin dalam pertandingan itu, namun semangat juang Jepang membuat kedua tim harus puas berbagi poin.
Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan Jepang yang tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah serangan Belanda.
Pembukaan skor terjadi pada menit ke-51 ketika kapten Belanda, Virgil van Dijk, mencetak gol lewat sundulan dari situasi bola mati. Gol itu sempat membawa Belanda unggul.
Enam menit kemudian Keito Nakamura menyamakan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan celah di pertahanan Belanda.
Belanda kembali memimpin pada menit ke-64 melalui Crysencio Summerville dan tampak akan mengamankan tiga poin perdana.
Namun Jepang menunjukkan determinasi hingga akhir pertandingan. Pada menit ke-89, Daichi Kamada memanfaatkan bola liar hasil defleksi sundulan Koki Ogawa dari sepak pojok untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Reaksi Netizen Indonesia
Hasil imbang ini tak hanya menjadi perhatian penggemar sepak bola global, tetapi juga ramai dibahas oleh warganet Indonesia, yang banyak mengaitkan jalannya laga dengan konteks sejarah kolonial.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan datang dari akun @RSutiharyono: “Belanda dan Jepang berakhir sama 2-2. Yang menang bangsa Indonesia.”
Beberapa komentar lain bernada candaan dan sindiran sejarah, antara lain:
- “Belanda vs Jepang Seri 2-2. Indonesia aman, rempah2 juga aman,” tulis @Ricko_yulinaidi.
- “Lengah diakhir Belanda. Kayak terlena menjajah Indonesia 300 tahun, tau taunya direbut aja sama Jepang pas Perang Dunia II,” kata @SultanMafty.
- “ini Belanda sama Jepang imbang karena gada yang mau dapet Indonesia kah?” tanya @jiwaterbuang.
- “Jepang Belanda saking gamau klaim Indonesia lebih milih seri aja,” komentar @ilwolguil96.
Selain cuitan dan komentar jenaka, momen pembukaan pertandingan juga memicu perhatian publik Indonesia. Akun @TimnasXtra membagikan cuplikan pembukaan laga yang menampilkan sosok Presiden pertama Indonesia, Soekarno, di layar stadion.
Video itu menampilkan visual yang mengingatkan pada periode kolonial Belanda dan masa pendudukan Jepang di Indonesia. Unggahan tersebut viral dan dilaporkan telah ditonton lebih dari 2,4 juta kali, dengan kolom komentar dipenuhi respons dari warganet.
Ikuti Jurnal Indonesia
